Kemenekraf Dorong Buku dan Komik Karya Anak Bangsa ke Pasar Global

Rabu, 14 Okt 2026, 14:40 WIB

JAKARTA – KemenEKRAF mendorong distribusi karya penulis dan komik Indonesia ke pasar global melalui penguatan rantai nilai subsektor penerbitan. Distribusi pun menjadi bagian penting untuk memperluas jangkauan, dari tingkat lokal dan nasional hingga internasional.

Dalam Bincang Literaia di Museum Nasional, Jakarta, karya yang dikembangkan berupa buku, komik, dan produk kreatif lainnya. Melalui distribusi yang lebih luas, karya-karya tersebut diharapkan dapat menjangkau berbagai platform internasional dan dikenal oleh masyarakat global.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Hana Syarif

“Sebenarnya untuk hari ini kan temanya distribusi. Jadi kita kan kalau dari rantai nilai itu ada produksi, ada distribusi, ada konservasi,” ujar Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif, Iman Santosa, saat diwawancarai Selasa (13/10).

Iman menjelaskan upaya tersebut sejalan dengan arahan Menteri Ekonomi Kreatif. Tujuannya agar pelaku industri kreatif mampu membawa potensi lokal ke tingkat nasional hingga global.

“Nantinya karya-karya itu harus mempunyai visi yang internasional, sesuai dengan arahan Pak Menteri, dari lokal, nasional ke global,” kata dia.

Dengan demikian, karya penulis dan komikus Indonesia diharapkan memiliki visi internasional serta peluang pasar yang lebih luas.

Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Keuangan dan kementerian terkait mendorong perubahan kebijakan. Utamanya pajak royalti buku menjadi PPh Final sebesar 1,5 persen.

Saat ini, kebijakan tersebut tengah memasuki tahap harmonisasi. Perubahan ini diharapkan memberikan kepastian perpajakan bagi penulis. "Harapan kami, semakin banyak karya sastra Indonesia yang berkembang menjadi IP unggulan dan menjangkau pasar nasional maupun global," ucap Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.