InJourney Airports Dukung dan Promosikan Festival Atraksi Budaya Daerah untuk Ciptaan Destinasi Wisata Baru di Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026, 21:46 WIBJAKARTA - Direktur Komersial PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Veri Y. Setiady menargetkan penciptaan destinasi wisata baru di Indonesia dengan mempromosikan atraksi budaya dari masing-masing daerah.
âPengelola bandara ini sangat berharap kami bisa menciptakan banyak destinasi-destinasi baru di Indonesia,â ujar Veri dalam acara konferensi pers Gandrung Sewu 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (14/10).
Salah satu langkah yang dilakukan oleh InJourney Airports untuk merealisasikan target tersebut adalah mendukung berbagai kegiatan festival, atraksi budaya, dan keunggulan-keunggulan destinasi di semua daerah di Indonesia lewat promosi.
Dengan demikian, tutur Veri melanjutkan, masyarakat akan memiliki alasan untuk berkunjung ke destinasi-destinasi yang dipromosikan oleh InJourney Airports.
âKarena ketika kami menjual konektivitas, kami juga menjual potensi daerah, menjual atraksi daerah. Biasanya kami akan membantu berbicara dengan maskapai penerbangan untuk meningkatkan lebih banyak penerbangan, apalagi kalau ada acara spesial,â kata Veri.
Oleh karena itu, Veri menyatakan InJourney Airports siap mendukung atraksi-atraksi budaya dan festival di berbagai destinasi.
Veri menyampaikan, selain menghubungkan manusia dari satu tempat ke tempat lain, InJourney Airports juga berperan dalam menghubungkan Indonesia dengan Indonesia.
âKami harapkan ini menjadi daya tarik bagaimana membuat mereka mau mengunjungi suatu daerah,â kata Veri.
Pernyataan tersebut terkait dengan festival Gandrung Sewu 2026 akan digelar pada 22â24 Oktober 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Agenda tari kolosal Gandrung Sewu 2026 yang akan digelar di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) malam, juga diikuti ratusan penari dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk pertama kalinya, acara puncak digelar pada malam hari, ketika biasanya digelar pada sore hari. Tahun ini, festival tersebut mengangkat konsep glow in the dark.
Festival Gandrung Sewu 2026
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Veri Y. Setiady mengatakan, festival Gandrung Sewu 2026 menjadi peluang untuk mempromosikan potensi daerah Banyuwangi, Jawa Timur, untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
âIni (Gandrung Sewu) menjadi sesuatu yang sangat menggembirakan buat kami, ya. Karena kami lihat ini salah satu peluang bagaimana kita menjual potensi daerah,â ucap Veri di sela-sela acara konferensi pers Gandrung Sewu 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu.
Veri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemerintah daerah yang menggelar berbagai acara kreatif, seperti pemerintah kabupaten Banyuwangi, sebab langkah tersebut akan menciptakan alasan bagi orang-orang untuk mengunjungi daerah tersebut.
Langkah tersebut, menurut dia, merupakan bentuk kolaborasi antara InJourney Airports dengan pemerintah daerah untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
Veri mengatakan InJourney Airports tidak bisa bekerja sendiri untuk merealisasikan peningkatan wisatawan.
âKami tidak bisa mendatangkan wisatawan sendiri atau pengunjung untuk datang ke satu daerah. Kami bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan, berkolaborasi bersama-sama bagaimana membuat tujuan wisata ini bisa menjadi menarik,â kata Veri.
Terkait dengan kontribusi InJourney Airports terhadap festival Gandrung Sewu 2026, Veri menyampaikan, pengelola bandara akan membantu untuk mempromosikan acara tersebut.
âKami harapkan kolaborasi ini akan berkelanjutan, dan kami sangat siap mendukung acara ikonik Banyuwangi ini, Gandrung Sewu ini, agar lebih menjangkau orang yang lebih banyak,â ujar Veri.
Gandrung Sewu 2026 akan digelar pada 22â24 Oktober 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Agenda tari kolosal Gandrung Sewu 2026 yang akan digelar di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) malam, juga diikuti ratusan penari dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia mengatakan untuk pertama kalinya, acara puncak digelar pada malam hari, ketika biasanya digelar pada sore hari. Tahun ini, festival tersebut mengangkat konsep glow in the dark.
âPenarinya akan terlihat glowing, ya, glow in the dark. Tidak hanya itu, tetapi juga ada atraksi-atraksi lain yang nanti disuguhkan,â kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik di Balik Megahnya Konser The Weeknd di JIS.
-
BMKG Umumkan Waspada Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia
-
Perluas Layanan Umrah Rombongan, Mulai 7 Agustus Empat Maskapai Beroperasi di Terminal Khusus Haji dan Umrah Bandara Soetta
-
Prabowo Puji Kinerja Pramono, Beda Partai Tetap Bisa Kerja Sama Bangun Jakarta
-
Potensi Karhutla Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.