ICRC Peringatkan Eskalasi Konflik Timur Tengah, Dunia Terancam Hadapi Bencana Besar

Rabu, 14 Okt 2026, 00:15 WIB

MOSKOW - Eskalasi lebih lanjut konflik di Timur Tengah dapat menjadi bencana bagi puluhan juta orang sehingga seluruh pihak harus mengambil langkah untuk meredakan ketegangan dan melindungi warga sipil, sebut lembaga medis internasional.

“Warga sipil membayar harga yang tidak dapat diterima akibat operasi militer di Timur Tengah. Eskalasi lebih lanjut akan menjadi bencana bagi puluhan juta orang,” kata Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Mirjana Spoljaric, Selasa.

Ket. Foto: Anak-anak pengungsi akibat konflik di Yaman. — Sumber: Antara foto/Anadolu

“Upaya mendesak harus dilakukan untuk meredakan ketegangan dan melindungi warga sipil dari dampak yang lebih buruk,” tambahnya, seperti dikutip kantor pers ICRC.

ICRC menyatakan bahwa kematian, korban luka, dan kehancuran di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir menjadi contoh lain dampak buruk konflik terhadap warga sipil.

Di Yaman, termasuk di Aden dan Sanaa, jumlah korban tewas, pengungsi, serta kerusakan infrastruktur sipil terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, kata Spoljaric.

Menurut dia, infrastruktur sipil di berbagai wilayah Timur Tengah berulang kali menjadi sasaran dan menimbulkan korban jiwa.

“Warga sipil dan objek sipil harus dilindungi dari serangan. Pihak-pihak yang berkonflik harus selalu membedakan antara warga sipil, objek sipil, dan sasaran militer,” kata Spoljaric.

Bentrok antara gerakan Houthi dan pasukan yang loyal kepada pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali terjadi pada pertengahan Juli setelah periode relatif tenang selama empat tahun.

Eskalasi tersebut terjadi setelah Houthi mulai menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai balasan atas serangan militer Yaman terhadap Bandara Sanaa.

Houthi menguasai seluruh pesisir barat Laut Merah serta sejumlah kota di sekitar Selat Bab el-Mandeb.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.