Bank Jakarta Biayai Infrastruktur Capai Rp5,87 Triliun

Rabu, 14 Okt 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Bank Jakarta perlu sinergi untuk membiayai berbagai proyek infrastruktur dengan nilai mencapai Rp5,87 triliun. Dana ini antara lain untuk membiayai perumahan pekerja sektor informal, elektrifikasi armada Transjakarta, hingga pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas.

“Untuk keperluan ini, Bank Jakarta bersinergi dengan badan usaha milik daerah, badan usaha milik negara, dan perangkat daerah melalui sejumlah kerja sama strategis,” tutur Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi Jakarta, Saefullah Hidayat, Selasa.

Ket. Foto: Ilustrasi - Warga keluar dari bus listrik TransJakarta di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (1/10). — Sumber: ANTARA/Muhammad Rizky Febriansyah

Menurut Saefullah, BUMD memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Jakarta. Peran tersebut tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga mencakup pelayanan masyarakat dan penggerak perekonomian daerah.

Dalam kerja sama tersebut, Bank Jakarta bersinergi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Jamkrida Jakarta. Hasilnya untuk mendukung program Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah bagi pekerja sektor informal. Program ini memiliki potensi nilai Rp587 miliar melalui penyaluran kredit dan penjaminan kredit.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat pekerja sektor informal terhadap pembiayaan kepemilikan rumah. Dengan dukungan pembiayaan dan penjaminan, pekerja yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk memiliki hunian layak.

Selain sektor perumahan, Bank Jakarta juga mendukung percepatan transformasi transportasi publik melalui kerja sama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Kerja sama ini mencakup pembiayaan program elektrifikasi 3.782 armada dengan jangka waktu nota kesepahaman tiga tahun senilai Rp5,07 triliun.

Program elektrifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan pada sektor transportasi publik. Dukungan pembiayaan diharapkan dapat mempercepat pengembangan armada berbasis listrik sekaligus mendukung pengurangan emisi di Ibu Kota.

Sementara itu, Bank Jakarta juga menjalin kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membiayai pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas. Fasilitas kredit yang disiapkan memiliki plafon Rp220 miliar dengan jangka waktu 15 tahun.

Pembangunan pedestrian deck tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarmoda transportasi. Selain itu, juga meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki di kawasan Dukuh Atas. Sebab di sini menjadi salah satu titik penting integrasi transportasi Jakarta.

Dukung Guru

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan para guru memperoleh dukungan dalam menjalankan tugasnya. “Seiring dengan dunia yang terus berubah, kolaborasi menjadi semakin penting untuk memastikan bahwa para guru mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan guna memberikan pendidikan yang berkualitas dan membantu setiap siswa mencapai potensi penuh,” ujar Pramono.

Dia menyatakan ini saat menghadiri Konferensi Regional Asia-Pasifik Education International ke-10 di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa. Pramono menjelaskan, dukungan terhadap guru, termasuk mereka yang mengajar di sekolah swasta sangat penting. Keberhasilan pendidikan di suatu daerah juga ditentukan komitmen pemerintah dalam mendukung para tenaga pendidik.

“Komitmen kami mencakup dukungan kepada para guru, termasuk mereka yang berada di sekolah swasta. Juga memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas melalui program sekolah swasta gratis yang disebut sebagai sekolah gratis,” katanya.

Dia pun mengapresiasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang selama ini berperan memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan guru. PGRI dinilai memiliki peran penting dalam memperjuangkan profesionalisme, lingkungan kerja, serta jaminan masa depan para tenaga pendidik.

Pramono berharap kerja sama antara pemerintah, organisasi guru, sekolah, dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka.

  • Bank Jakarta

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.