PM Inggris Andy Burnham Siap Buka Detail Pertemuan dengan Manchester City
Selasa, 13 Okt 2026, 00:04 WIBLONDON â Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyatakan akan memublikasikan rincian interaksinya dengan Manchester City. Hal tersebut diungkapnya setelah sejumlah politikus oposisi mengkritik responsnya terhadap putusan yang menyatakan klub tersebut bersalah atas pelanggaran serius aturan keuangan Liga Inggris.
Manchester City telah mengajukan banding atas putusan komisi independen pada awal bulan ini. Klub berjuluk The Citizens itu berupaya membatalkan vonis tersebut sekaligus menghindari sanksi berat yang berpotensi dijatuhkan.
Liga Inggris menuduh Manchester City menggunakan kontrak komersial fiktif sebagai bagian dari skema untuk menggelembungkan pendapatan dan mengecilkan biaya lebih dari 900 juta poundsterling atau sekitar 1,19 miliar dolar AS.
City secara konsisten membantah melakukan pelanggaran sepanjang proses perkara tersebut. Klub itu juga menyatakan bahwa putusan komisi independen mengandung âkesalahan material yang jelasâ.
Di tengah perkembangan kasus tersebut, Partai Liberal Demokrat pada awal bulan ini mendesak Burnham untuk mengungkapkan pertemuan yang pernah dilakukannya dengan pemilik Manchester City, perwakilan Abu Dhabi, maupun entitas terkait.
Pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, juga meminta pemerintah Inggris membuka rincian pertemuan antara Burnham dan sejumlah petinggi Manchester City.
âSaya telah diminta oleh pemimpin oposisi untuk memublikasikan rincian pertemuan saya. Saya dengan senang hati akan melakukannya, dan saya memang akan melakukannya,â kata Burnham dalam siniar The Rest Is Politics yang dijadwalkan dirilis pada Senin.
âSaya akan memaparkan secara terbuka segala hal yang pernah saya lakukan bersama mereka ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Greater Manchester,â ujarnya.
Burnham menjabat sebagai Wali Kota Greater Manchester sejak Mei 2017 hingga Juni 2026. Ia menegaskan bahwa kontaknya dengan Manchester City bukanlah sesuatu yang terjadi baru-baru ini.
âTidak ada yang baru-baru ini, terutama terkait pertemuan-pertemuan yang saya lakukan. Sebenarnya, saya hanya pernah menghadiri satu pertemuan penting, yakni pada 2021,â kata Burnham.
Pada bulan September lalu, Burnham menyampaikan kekhawatiran bahwa pemilik Manchester City berpotensi menjual klub tersebut setelah munculnya putusan bersalah dalam perkara pelanggaran aturan keuangan Liga Primer.
Saat itu, ia menyebut para pemilik City telah menjadi âmitra besar dalam pembangunan Manchester modernâ serta berperan dalam mengubah klub tersebut menjadi âkekuatan globalâ.
Pernyataan itu turut menjadi sorotan di tengah tuntutan politikus oposisi agar Burnham menjelaskan secara terbuka hubungannya dengan klub yang kini menghadapi proses banding atas kasus keuangan tersebut.
Rencana publikasi rincian pertemuan itu diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai interaksi Burnham dengan Manchester City selama menjabat sebagai wali kota, sekaligus menjawab pertanyaan yang diajukan kubu oposisi.
Manchester City sendiri tetap membantah tuduhan pelanggaran dan berupaya membatalkan putusan melalui jalur banding.
- Manchester City
- Klub Liga Inggris
- Andy Burnham
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
UEFA Nations League: Klopp Gagal Menang di Laga Debut Bersama Jerman, Portugal Tundukkan Wales
-
Dirjenpas Klarifikasi Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Bukan Cuma Label! Kemenperin Bongkar Jurus Jenama Lokal Tembus Pasar Global
-
Paus Leo XIV Peringatkan AI Bisa Mengancam Martabat Umat Manusia dan Menjadi 'Instrumen Dominasi'
-
Kebakaran Hanguskan Gudang di Setiabudi, Kerugian Capai Rp1 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.