Menjelang Usia 60 Tahun ASEAN, Menlu Arrmanatha Nasir Pasang Target Bikin Indonesia Makin Didengar Dunia

Selasa, 13 Okt 2026, 01:20 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir berkomitmen mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) agar lebih efektif, adaptif, dan relevan dalam menjaga stabilitas kawasan menjelang peringatan usia ke-60 organisasi tersebut pada 2027. 

“Menjelang 60 tahun ASEAN pada 2027, Indonesia akan mendorong ASEAN agar semakin efektif, lebih adaptif, dan tetap relevan,” kata Arrmanatha Nasir dalam pernyataan pers perdana usai serah terima jabatan menteri luar negeri dari Sugiono di Jakarta, Senin (12/10).

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir ditemui usai menyampaikan pernyataan pers perdananya setelah serah terima jabatan menteri luar negeri dari Sugiono di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Senin (12/10/2026). — Sumber: ANTARA/Nabil Ihsan

Selama hampir enam dasawarsa, ASEAN telah menjadi jangkar politik luar negeri Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas kawasan. Ia menegaskan hal ini “tidak akan berubah”.

Indonesia juga memiliki kepentingan besar dalam mewujudkan kawasan Asia Tenggara yang stabil, damai, dan dapat diprediksi supaya semua negara di dalamnya, termasuk Indonesia sendiri, punya ruang untuk bertumbuh.

Menlu RI menilai ASEAN harus diperkuat agar dapat mewujudkan hasil strategis yang nyata untuk menjaga perdamaian, memperkuat kepercayaan, dan membawa manfaat bagi rakyat di kawasan.

“ASEAN juga harus berkontribusi memperkuat arsitektur kawasan Indo-Pasifik, sehingga memastikan keamanan bersama, stabilitas bersama, dan kesejahteraan untuk semua,” tambahnya.

Untuk itu, Indonesia akan mendorong Forum Regional ASEAN (ARF) agar semakin inklusif dan dapat meningkatkan sikap saling percaya antara anggotanya.

Indonesia juga akan mendorong berbagai platform kerja sama kawasan, seperti ASEAN Plus Three, East Asia Summit, serta kemitraan dengan berbagai mitra wicara, sebagai penggerak utama kerja sama ASEAN.

Dengan menyoroti adanya peluang wakil Indonesia menjadi Sekretaris Jenderal ASEAN pada 2028, Arrmanatha menegaskan bahwa Indonesia akan memanfaatkan peluang tersebut secara optimal.

“Kesempatan itu akan kita manfaatkan untuk ikut membentuk arah dan memperkuat kerja sama ASEAN ke depannya,” ucap Menlu RI.

Lebih lanjut, dia berkata akan terus memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam berbagai organisasi internasional yang diikuti Indonesia seperti G20, BRICS, MIKTA, OKI, dan D8.

Arrmanatha juga menyampaikan bahwa fokus diplomasi Indonesia adalah dalam rangka penguatan ketahanan nasional supaya dapat berkontribusi bagi kawasan maupun dunia.

“Indonesia yang kuat di dalam, dipercaya di kawasan, dan didengar di dunia,” kata dia saat merangkum apa yang ingin dicapai saat menakhodai diplomasi Indonesia sebagai Menlu RI.

  • kementerian luar negeri
  • menlu arrmanatha nasir
  • diplomasi indonesia
  • asean 2027

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.