Krisis MU Membuka Peluang Atletico Menang
Selasa, 13 Okt 2026, 06:33 WIBMADRID - Atletico Madrid memiliki peluang untuk melanjutkan tren kemenangan ketika menjamu Manchester United dalam laga (matchday) kedua fase liga dalam Liga Champions di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10) dini hari WIB. Sebaliknya, Manchester United datang dengan beban hasil buruk dan membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga asa bersaing di kompetisi elite Eropa tersebut.
Kedua tim menghadapi pertandingan dengan situasi yang bertolak belakang. Atletico sedang menikmati momentum positif setelah meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sementara itu, MU belum mampu meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir setelah mengawali langkah di Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Sabah, tim debutan kompetisi tersebut.
Perbedaan performa itu membuat Atletico memiliki modal lebih baik untuk menghadapi pertandingan di kandang sendiri. Namun, MU masih menyimpan catatan yang dapat menjadi sumber rasa optimistis, terutama rekor pertemuan mereka melawan klub-klub Spanyol. Atletico menunjukkan konsistensi ketika mengalahkan Alaves 2-1 pada hari Sabtu.
Gol pembuka Alejandro Grimaldo di babak pertama dan gol penentu Cristian Romero menjelang pertandingan berakhir memastikan kemenangan tim asuhan Diego Simeone tersebut. Hasil itu melanjutkan tren positif Atletico setelah menang derbi Madrid pada tanggal 20 September dengan skor serupa. Grimaldo kembali menjadi sosok penting melalui gol pembuka yang memberikan fondasi bagi kemenangan timnya.
Ketajaman lini serang dan kemampuan menjaga keunggulan menjadi modal penting Atletico. Bermain di Metropolitano, Los Rojiblancos berpeluang memaksimalkan tekanan sejak awal untuk mengeksploitasi pertahanan United yang sedang tidak stabil.
Meski demikian, catatan Atletico ketika menghadapi klub Inggris menyisakan pekerjaan rumah. Mereka hanya menang dua dari 15 pertandingan terakhir melawan wakil Inggris, dengan tiga hasil imbang dan 10 kekalahan. Salah satu kekalahan itu terjadi ketika mereka takluk 1-2 dari Liverpool pada tanggal 9 September.
Tapi, statistik Atletico ketika menjamu tim Inggris di Spanyol justru lebih menjanjikan. Dalam 19 pertandingan, mereka hanya dua kali kalah, sembilan kali menang, dan delapan kali bermain imbang. Hasil imbang 1-1 melawan Arsenal dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions musim lalu menjadi catatan terbaru dalam rangkaian tersebut.
Fakta itu menunjukkan bahwa kekuatan Atletico di kandang dapat menjadi faktor pembeda. Mereka tidak hanya mengandalkan agresivitas, tetapi juga memiliki pengalaman menghadapi lawan Inggris dalam pertandingan berintensitas tinggi.
Di kubu seberang, Manchester United membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan hasil. Mereka harus membenahi organisasi permainan, terutama setelah gagal mempertahankan keunggulan maupun mengamankan kemenangan dalam sejumlah pertandingan terakhir.
Setelah kalah dari Manchester City dan Brighton and Hove Albion, United hanya bermain imbang 1-1 dalam dua laga berikutnya. Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur menjadi pukulan tersendiri karena lawan bermain dengan 10 pemain. Gol sundulan Dominic Solanke pada menit ke-92 memastikan Tottenham membawa pulang satu poin dari Old Trafford.
Hasil tersebut memicu kekecewaan suporter MU. Rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar. Laga di Madrid pun menjadi kesempatan penting untuk membuktikan bahwa United masih mampu bersaing di level tertinggi.
Carrick dapat mencari harapan dari rekor MU melawan klub Spanyol. Dalam 11 pertandingan terakhir menghadapi wakil La Liga, mereka hanya sekali kalah, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Namun, Atletico merupakan lawan yang sulit bagi Setan Merah. United belum pernah mengalahkan klub Madrid itu dalam empat pertemuan sebelumnya. Pada babak 16 besar Liga Champions 2021/2022, mereka tersingkir setelah kalah agregat 1-2.
Kondisi Tim
Atletico memiliki keuntungan karena dapat memilih dari skuad yang relatif lengkap. Julian Alvarez diperkirakan memimpin lini serang bersama Lee Kang-in, yang tampil menjanjikan sejak bergabung dari Paris Saint-Germain pada musim panas.
Di lini belakang, Cristian Romero berpeluang berduet dengan David Hancko sebagai bek tengah. Alejandro Grimaldo dan Marc Pubill diperkirakan mengisi posisi di sisi pertahanan untuk membantu meredam serangan MU.
Kondisi berbeda dialami tim tamu. MU kehilangan Matthijs De Ligt akibat cedera punggung. Noussair Mazraoui dan Patrick Dorgu juga mengalami masalah kebugaran selama jeda internasional, sedangkan kiper pelapis Tom Heaton absen karena cedera perut. ben/G-1
Perkiraan Formasi
Atletico Madrid 4-4-2
Oblak
Pubill, Romero, Hancko, Grimaldo
Simeone, Llorente, Cardoso, Baena
Lee, Alvarez
Manchester United 4-2-3-1
Lammens
Dalot, Maguire, Martinez, Shaw
Mainoo, Tielemans
Mbeumo, Fernandes, Rashford
Cunha
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Cegah Abrasi, Balai Karantina Papua Barat Daya Tanam 200 Bibit Mangrove
-
Mentan Amran Sulaiman Tegaskan Impor Beras Ilegal Khianati 115 Juta Petani
-
Menanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini Lewat Bank Sampah Sekolah
-
Korut Uji Senjata Hipersonik Canggih
-
Basarnas Kembali Perpanjang Operasi Pencarian Korban KM Virgo Selama Tujuh Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.