Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

Selasa, 13 Okt 2026, 00:23 WIB

JAKARTA – Pemprov Jakarta terus berbenah untuk mempertinggi daya tarik ibu kota. Salah satu yang akan dibenahi adalah kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo segera menata kawasan perbelanjaan Pasar Baru menjadi layaknya kawasan Myeongdong di Korea Selatan. Penataan akan dimulai tahun depan, setelah penataan Blok M Hub rampung.

Hal itu disampaikan Pramono setelah menghadiri penandatanganan kerja sama badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), dan perangkat daerah di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin. “Kalau Blok M sudah selesai, harapannya tahun depan kita akan start dengan Pasar Baru. Pasar Baru bayangan saya dibuat menjadi tempat kuliner 24 jam kayak Myeongdong, Korea. Kalau Blok M udahlah agak Jepang-jepangan dikit juga enggak apa-apa,” kata Pramono.

Ket. Foto: Dibenahi agar lebih menarik — Sumber: ist

Pramono juga memaparkan rencananya untuk menata Glodok hingga Kota Tua. Pramono mengungkapkan nantinya kawasan Glodok akan dibuat seperti di China, sedangkan Kota Tua akan dibuat ala Eropa.

“Baru kemudian nanti kita akan ke Glodok, Kota Tua, Glodok pecinan. Udahlah kalau Glodok, pecinan enggak perlu dijelaskan, pasti pecinan makanannya. Kota Tua akan kita buat untuk middle-up. Artinya mudah-mudahan turis yang datang dari Eropa. Sehingga dengan demikian suasananya pun akan suasana yang lebih mendekati agak Eropa-eropaan,” ungkap Pramono.

Untuk itu, nantinya apabila MRT telah dikembangkan di kawasan-kawasan tersebut, rute itu akan melewati empat wilayah tematik yakni Jepang, Korea, China hingga Eropa. “Saya yakin pasti akan membuat Jakarta juga berbeda,” ujar Pramono.

Adapun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan revitalisasi total kawasan Blok M, Jakarta Selatan, rampung pada 2029 sebagai upaya menciptakan kawasan transit yang modern dan terintegrasi.

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan untuk kawasan mixed use yakni bangunan atau kawasan multifungsi yang menggabungkan lebih dari satu fungsi atau aktivitas urban, pihaknya juga akan secara bertahap membangun dan ditargetkan selesai pada 2030. Pemerintah Provinsi Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) menyatakan revitalisasi total Blok M, Jakarta Selatan, mencakup lima transformasi utama.

Transformasi pertama yang dilakukan adalah revitalisasi terminal menjadi terminal yang modern dan terintegrasi. Selanjutnya, pengembangan kawasan mixed-use Blok M-ASEAN diarahkan menjadi kawasan yang mudah diakses, inklusif, dan dinamis.

Transformasi juga mencakup peningkatan aksesibilitas dan integrasi kawasan agar semakin terhubung, baik antarmoda maupun antarfungsi, serta memudahkan mobilitas pejalan kaki.

Selain itu, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi komersial baru dengan menghadirkan berbagai pilihan ritel, makanan dan minuman, gaya hidup, serta ruang publik dalam satu kawasan.

Adapun transformasi terakhir berupa pengembangan ruang terbuka publik yang lebih hijau, aktif, dan nyaman untuk mendukung interaksi serta berbagai aktivitas masyarakat. Transformasi tersebut juga mempertimbangkan kondisi bangunan Blok M yang saat ini telah berusia 34 tahun.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.