Temu Karya Budaya se-Kalimantan Menjadi Ajang Silaturahim Seniman
Senin, 12 Okt 2026, 22:27 WIBSamarinda - Perhelatan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke-4 Tahun 2026 di Samarinda menjadi ajang silaturahim sekaligus wadah apresiasi bagi para seniman se-Kalimantan.
"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang silaturahim, pertukaran pengalaman, serta pengembangan jejaring antar-seniman dan budayawan se-Kalimantan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin di Samarinda, Senin malam.
Armin menjelaskan perhelatan kebudayaan tingkat regional tersebut dilaksanakan selama empat hari sejak 12 hingga 15 Oktober 2026 di UPTD Taman Budaya Kaltim, Samarinda.
Kegiatan yang mengusung tema "Etam Rawat Tradisi untuk Jaga Nusantara" diikuti oleh kontingen lima provinsi se-Kalimantan serta UPT Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat.
"Melalui pertemuan lintas daerah ini, kami mendorong generasi muda agar semakin mencintai tradisi lokal dan memperkuat nilai kearifan Nusantara," ujar Armin.
Rangkaian acara menyajikan Parade Budaya busana daerah, dilanjutkan pertunjukan pentas seni lima provinsi serta sepuluh kabupaten dan kota.
Selain pementasan seni pertunjukan, perhelatan kebudayaan tersebut menyajikan pameran permainan tradisional serta stan bazar UMKM guna mendukung pemberdayaan ekonomi kreatif lokal.
"Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya perhelatan kebudayaan ini sebagai upaya merawat warisan nenek moyang bangsa," kata Wagub Kaltim Seno Aji saat membuka gelaran tersebut.
Seno Aji menyoroti pentingnya keberadaan taman budaya untuk mengenalkan kembali berbagai seni tradisi daerah seperti tingkilan, tarsul, hingga tari jepen kepada generasi muda.
"Pemprov Kaltim berkomitmen mengalokasikan anggaran tahun 2027 guna merevitalisasi seluruh fasilitas panggung Taman Budaya," tutur Seno.
Rencana perbaikan fisik tersebut mencakup penyediaan fasilitas panggung pertunjukan yang lebih megah serta dukungan perangkat tata suara berkualitas tinggi bagi para seniman.
Dukungan sarana prasarana yang representatif diharapkan dia mampu memicu perkembangan tradisi lokal menjadi bagian integral dari industri budaya dan ekonomi kreatif.
"Sinergi bersama seluruh elemen budayawan menjadi pilar dalam mewujudkan kolaborasi seni yang berkelanjutan di tanah Kalimantan," ucap Seno Aji.
- Temu Karya
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.