• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Sering Tidak Minum Air Put...

Sering Tidak Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini Dampaknya bagi Tubuh

Senin, 12 Okt 2026, 04:41 WIB

JAKARTA - Meminum air setelah bangun tidur membantu menghidrasi tubuh setelah semalaman tanpa asupan cairan. Sebaliknya, melewatkan waktu minum pada pagi hari dapat meningkatkan risiko dehidrasi, mengganggu konsentrasi, hingga memicu sakit kepala.

Menurut publikasi Health pada Sabtu (10/10), berikut sejumlah dampak yang dapat terjadi ketika tubuh kekurangan cairan pada pagi hari.

Ket. Foto: Ilustrasi seorang wanita minum air putih. — Sumber: Antara foto/Pexels

1. Mengalami dehidrasi

Selama tidur, tubuh kehilangan sekitar 400 hingga 700 mililiter air melalui pernapasan dan keringat. Karena itu, seseorang dapat terbangun dalam kondisi sedikit dehidrasi.

2. Lebih sulit memenuhi kebutuhan cairan

Minum air pada pagi hari membantu memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Orang yang minum air segera setelah bangun tidur juga cenderung mengonsumsi lebih banyak air sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

3. Konsentrasi menurun

Dehidrasi dapat memengaruhi memori jangka pendek, konsentrasi, dan suasana hati. Bahkan, kehilangan 1 hingga 2 persen cairan tubuh dapat mengganggu kinerja kognitif.

4. Performa olahraga terganggu

Kekurangan cairan dapat meningkatkan kelelahan dan menurunkan daya tahan tubuh saat berolahraga. Minum air sebelum dan selama latihan membantu menjaga hidrasi dan mendukung performa fisik.

5. Pencernaan kurang nyaman

Air membantu pergerakan makanan di usus dan menjaga keteraturan buang air besar. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko sembelit atau memperburuk kondisi tersebut.

6. Risiko sakit kepala meningkat

Dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan memperburuk gejala pada orang yang rentan mengalaminya. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan air dapat membantu mengurangi gejala sakit kepala pada sebagian penderita migrain.

Memulai hari dengan minum air merupakan langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda, bergantung pada ukuran tubuh, aktivitas fisik, dan kondisi lingkungan.

Meskipun kebutuhan air bervariasi dan bergantung pada faktor-faktor seperti ukuran tubuh, tingkat aktivitas, dan lingkungan, Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan agar wanita dewasa mengonsumsi 2 hingga 2,7 liter air per hari dan pria dewasa mengonsumsi antara 2,5 sampai 3,7 liter per hari.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.