• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • MyClinic Gelar Grand Launc...

MyClinic Gelar Grand Launching di Jakarta, Bawa 12 Tahun Pengalaman Medical Aesthetics dari Malaysia ke Indonesia.

Senin, 12 Okt 2026, 17:00 WIB

Industri medical aesthetics Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya MyClinic Jakarta, jaringan klinik estetika asal Malaysia yang resmi menggelar Grand Launching di Jakarta pada 10 Oktober 2026, menandai ekspansi pertamanya ke Indonesia. Grand launching ini menjadi momentum bagi MyClinic untuk memperkenalkan pengalaman dan pendekatan medical aesthetics yang telah dikembangkan di Malaysia kepada masyarakat Indonesia. Meski baru hadir di Jakarta, MyClinic bukanlah pemain baru di industri medical aesthetics. Didirikan pada 2014, MyClinic telah berkembang menjadi jaringan dengan lebih dari 28 cabang di Malaysia, mencatat lebih dari satu juta treatment, dengan tingkat kepuasan pasien sebesar 95 persen. “MyClinic Jakarta merupakan langkah penting dalam perjalanan kami. Selama 12 tahun, kami telah membangun pengalaman, standar medis, dan filosofi pelayanan yang menjadi dasar setiap treatment yang kami lakukan. Kini kami membawa pengalaman tersebut ke Jakarta,” ujar Dr. Hoe Yut Hung, Founder dan Medical Director MyClinic. Bagi MyClinic, kehadiran di Jakarta menandai langkah untuk lebih dekat dengan publik sekaligus memperkenalkan pendekatan layanan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan MyClinic di Malaysia.

Dari Malaysia ke Jakarta

Ket. Foto: Pada Grand Opening MyClinic di Jakarta, 10 Oktober 2026, Dr. Hoe Yut Hung, Founder & Medical Director MyClinic, menyampaikan bahwa pembukaan MyClinic Jakarta merupakan langkah penting dalam perjalanan MyClinic untuk membawa pengalaman, standar medis, dan filosofi pelayanan yang telah dibangun selama 12 tahun ke Jakarta. — Sumber: MyClinic

Indonesia bukan pasar yang sepenuhnya baru bagi MyClinic. Selama beroperasi di Malaysia, MyClinic telah memiliki kedekatan dengan konsumen dari Indonesia, baik masyarakat Indonesia yang datang ke Malaysia untuk mendapatkan treatment maupun warga Indonesia yang menetap di Malaysia dan telah mengenal layanan MyClinic. Pengalaman tersebut turut menjadi bagian dari keputusan MyClinic untuk menghadirkan layanannya secara langsung di Indonesia. Jakarta kemudian dipilih sebagai lokasi pertama MyClinic di Indonesia karena merupakan salah satu pusat utama perkembangan aesthetic medicine, dengan basis konsumen yang semakin berkembang dan kebutuhan yang semakin beragam terhadap layanan estetika. PT Kliniku Sukses Sinergy menjadi entitas yang mengoperasikan brand MyClinic di Indonesia, dengan Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG sebagai Komisaris. MyClinic Jakarta diposisikan sebagai flagship location yang menjadi fondasi bagi pengembangan MyClinic selanjutnya di Indonesia. “Kami melihat Jakarta sebagai langkah awal untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pasien di Indonesia. Yang ingin kami bawa bukan hanya nama MyClinic, tetapi juga pengalaman dan cara kami memberikan pelayanan kepada pasien,” ujar Dr. Hoe.

Konsultasi Menjadi Bagian Penting dari Treatment

Salah satu filosofi yang diperkenalkan MyClinic melalui kehadirannya di Jakarta adalah “The MyClinic Method”—sebuah metodologi estetika yang dikembangkan melalui pengalaman klinis dan lebih dari satu juta treatment. MyClinic menempatkan penilaian dokter dan kebutuhan individual pasien sebagai titik awal sebelum menentukan treatment. Setiap pasien terlebih dahulu diajak memahami concern, kondisi dan tujuan mereka sebelum dokter menyusun rekomendasi yang sesuai. Pendekatan tersebut mencakup penilaian terhadap kondisi kulit, struktur wajah, kesesuaian treatment, serta pemilihan produk, teknik dan jumlah treatment yang diperlukan. Dengan demikian, treatment tidak diposisikan sebagai sesuatu yang seragam untuk setiap pasien, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Prinsip tersebut dirangkum dalam filosofi MyClinic: “We do not begin with the treatment. We begin by listening to the patient.” Bagi MyClinic, pendekatan personal tersebut juga berkaitan erat dengan hasil yang natural. Tujuannya bukan membuat setiap pasien terlihat sama, melainkan membantu menciptakan tampilan yang lebih segar, seimbang dan tetap mempertahankan karakter wajah masing-masing.

20261012165939_image005.jpg

Dari kiri ke kanan: 1) Quah Wei Peng, Shareholder of MyClinic; 2) Quah Wei Jin, Shareholder of MyClinic; 3) Quah Hooi Li, Shareholder of MyClinic ; 4) Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG, Komisaris MyClinic; 5) Ibu Rizki Handayani Mustafa, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata RI; 6) Dr. Hoe Yut Hung - Founder and Medical Director of MyClinic; 7) Dr. Clarissa Nathasia, Medical Head & Aesthetic Physician MyClinic Jakarta; 8) Wentiza Chairia, PR Director of MyClinic ; 9) Yulius Rusli, Director of MyClinic, melakukan prosesi pemotongan pita bersama dalam rangka peresmian MyClinic di Jakarta, 10 Oktober 2026.

Di Jakarta, pendekatan tersebut akan dijalankan Dr. Clarissa Nathasia, aesthetic physician dengan pengalaman lebih dari delapan tahun di bidang aesthetic medicine. Clarissa memiliki pendidikan lanjutan di bidang Biomedical Anti-Aging & Regenerative Medicine dan juga berperan sebagai trainer yang membagikan pengalaman klinis kepada tenaga medis profesional. Keahliannya mencakup facial rejuvenation, injectables, age management dan advanced aesthetic treatments, dengan penekanan pada hasil yang natural dan perawatan individual. Pendekatan Dr. Clarissa berangkat dari pemahaman terhadap keseimbangan wajah dan estetika, dengan prinsip “enhance, not alter”—meningkatkan tampilan tanpa mengubah karakter alami seseorang secara berlebihan.

“Kehadiran MyClinic di Indonesia bukan sekadar membawa layanan estetika, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan pendekatan yang telah dibangun di Malaysia. Kami ingin pasien merasa mendapatkan pendampingan yang tepat sejak awal, memahami pilihan yang tersedia, dan mendapatkan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Bagi kami, hasil yang baik bukan hanya tentang perubahan penampilan,      tetapi juga tentang rasa percaya diri dengan tetap terlihat seperti diri mereka sendiri,” kata Dr. Clarissa.

Dari Skin Treatment hingga Advanced Aesthetic Procedures

MyClinic Jakarta menghadirkan berbagai layanan medical aesthetics, mulai dari perawatan kulit hingga prosedur estetika yang lebih advanced. Layanan tersebut mencakup facial treatments, laser, peeling, microneedling, PRP, slimming treatments, injectables, skinboosters serta hair treatments. Untuk pasar Indonesia, MyClinic menempatkan Sculptra, Ultherapy PRIME dan Density sebagai tiga priority signature treatments, disertai layanan seperti Botox, dermal fillers dan berbagai skinboosters. Salah satu teknologi yang tersedia adalah Ultherapy PRIME, yang menggunakan focused ultrasound untuk membantu proses skin lifting and tightening tanpa tindakan bedah. Sementara Density digunakan untuk skin tightening.

Safety Menjadi Bagian Penting dari Treatment

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aesthetic procedures, keamanan dan kualitas layanan menjadi perhatian penting bagi pasien. MyClinic menempatkan aspek tersebut sebagai bagian dari keseluruhan pengalaman perawatan, mulai dari konsultasi, pemilihan treatment yang sesuai, hingga proses follow-up setelah perawatan. Setiap treatment dilakukan oleh dokter dengan dukungan tenaga profesional yang telah mendapatkan pelatihan sesuai dengan layanan dan teknologi yang digunakan. MyClinic juga menerapkan standar operasional untuk memastikan perangkat dan treatment digunakan secara tepat, dengan proses perawatan dan pemantauan pasien yang dilakukan secara menyeluruh. Di Indonesia, MyClinic Jakarta beroperasi melalui kolaborasi dengan Klinik Utama MedicaPro dalam penyelenggaraan layanan klinik. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan MyClinic di Jakarta, dengan layanan yang dijalankan dalam kerangka operasional dan standar klinik yang berlaku.

Membawa Standar MyClinic Lebih Dekat dengan Masyarakat di Indonesia

Selama perjalanan di Malaysia, MyClinic juga telah memperoleh berbagai penghargaan dan pengakuan industri. Di antaranya adalah pengakuan dari Malaysia Book of Records untuk pencapaian 888 sesi Hydrafacial dalam satu hari, Largest Hydrafacial Provider 2023, Juvelook One Million Vials Recognition, Top 10 Authentic Ultherapy Transducer Sales 2024/2025, sejumlah pengakuan penjualan dan provider Ultherapy lainnya, Profhilo 10 Years Million Treatment Trophy, Cynosure Lutronic Signature Partner Award 2025, Top 5 Recognition of Partnership 2025 by Galderma, Density Alpha Award 2026, serta Neoasia Legacy Excellence Partner 2026.

Namun bagi MyClinic, rekam jejak tersebut bukan sekadar angka atau penghargaan yang dibawa ke pasar baru. Yang ingin dibawa ke Jakarta adalah pengalaman dan pendekatan layanan yang telah teruji di Malaysia: konsultasi yang lebih personal, keputusan treatment berbasis assessment dokter, perhatian terhadap keselamatan dan hasil yang tetap natural.

“Kami ingin membangun hubungan jangka panjang dengan pasien di Indonesia. Bagi kami, pengalaman pasien tidak berhenti pada treatment. Yang penting adalah bagaimana pasien mendapatkan konsultasi yang baik, memahami pilihannya dan mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Dr. Hoe.

Ke depan, MyClinic menargetkan diri sebagai salah satu one-stop aesthetic destinations di Indonesia dengan pendekatan yang mengutamakan medical rigour, honest consultation dan natural-looking results. Melalui Grand Launching MyClinic Jakarta, pengalaman yang telah dibangun di Malaysia kini hadir lebih dekat dengan pasien Indonesia. Dengan pendekatan doctor-led, konsultasi yang personal, dan perhatian pada hasil yang natural, MyClinic membawa filosofi layanan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanannya untuk menghadirkan pengalaman perawatan yang profesional, personal, dan terpercaya bagi pasien di Indonesia.

  • MyClinic

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.