Manchester City Hajar Liverpool 3-0 di Anfield, Maresca Minta Tim Abaikan Kontroversi
Senin, 12 Okt 2026, 04:20 WIBLiverpool â Enzo Maresca mengatakan Manchester City harus "menciptakan kegaduhan mereka sendiri" untuk meredam gangguan akibat putusan bersalah atas lebih dari 100 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Liga Primer Inggris.
Dalam pertandingan pertama sejak putusan mengejutkan tersebut, City menunjukkan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh ketidakpastian terkait potensi sanksi. Mereka mengabaikan atmosfer bermusuhan di Anfield dan mengalahkan Liverpool yang bermain dengan 10 pemain dengan skor 3-0 pada Minggu (11/10).
Pelatih City Maresca mengawali tugas berat menggantikan Pep Guardiola dengan catatan sempurna. Pelatih asal Italia itu memenangi delapan pertandingan di semua kompetisi sehingga membawa City unggul tiga poin di puncak klasemen Liga Primer.
Namun, kelanjutan persaingan City dalam perebutan gelar kemungkinan besar bergantung pada hasil banding klub terhadap putusan komisi independen.
"Tidak mudah bagi para pemain setelah dua atau tiga pekan terakhir, tetapi mereka menangani situasi tersebut dengan sangat baik," kata Maresca.
"Saya mengatakan sepanjang pekan bahwa kami harus belajar menghadapi kebisingan dari luar, tetapi juga menciptakan kegaduhan kami sendiri, yaitu dengan memenangi pertandingan."
"Suporter kami bernyanyi pada akhir pertandingan, jadi kegaduhan itu datang dari kami," ujarnya.
City memanfaatkan situasi dengan maksimal setelah kartu merah yang diterima pemain Liverpool Ryan Gravenberch pada menit ke-60 mengubah momentum pertandingan.
Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki mencetak gol dalam rentang 13 menit setelah Gravenberch diusir dari lapangan. Kemenangan itu menjadi yang kedua bagi City di Anfield sejak 2003.
"Menang 3-0 di Anfield tentu merupakan hasil yang luar biasa. Saat ini, seluruh organisasi membutuhkan kemenangan seperti ini," kata Maresca.
"Ini bagus bagi kami sebagai staf pelatih, para pemain, dan organisasi. Kemenangan seperti ini bagus untuk seluruh klub," tambahnya.
Maresca juga membantah anggapan bahwa perayaan kemenangan akan berkurang karena ketidakpastian mengenai apakah tiga poin tersebut pada akhirnya akan berarti pada akhir musim.
"Kalian tidak bisa membayangkan betapa bahagianya saya," katanya.
"Saya di sini untuk mempersiapkan pertandingan dan memenangkannya. Mudah-mudahan, saya bisa membicarakan situasi ini ketika kami memenangi banding."
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Andoni Iraola sebagai pelatih Liverpool. Namun, tim berjuluk The Reds itu kini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen dan berada di posisi kesembilan.
Liverpool kesulitan mengembangkan permainan karena absennya tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Dominik Szoboszlai, Alexander Isak, dan Cody Gakpo.
Meski demikian, Iraola menilai Liverpool merupakan tim yang lebih baik hingga Gravenberch mendapat kartu merah setelah menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat.
"Ada dua pertandingan yang berbeda. Pertama, sebelum kartu merah, dan kedua, sejak kartu merah hingga pertandingan berakhir," kata pelatih asal Spanyol itu.
"Kami merupakan tim yang lebih baik sebelum kartu merah. Setelah itu, mereka jelas bermain lebih baik daripada kami dan mencetak gol," ujarnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
UEFA Nations League: Klopp Gagal Menang di Laga Debut Bersama Jerman, Portugal Tundukkan Wales
-
Joao Felix Menangkan Timnas Portugal 1-0 Atas Wales di UEFA Nations League
-
Jadwal Asian Games: Kontingen Indonesia Tanding di 21 Cabor, Esports Mulai Dimainkan
-
Bansos Manual Bakal Dihapus, Kulon Progo Genjot Pendaftaran Bansos Digital 2026
-
Bank Sentral Selandia Baru Dikritik Lambat Tarik Stimulus COVID-19
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.