Kartu Merah Gravenberch Jadi Titik Balik, Ini Pengakuan Mengejutkan Pelatih Liverpool
Senin, 12 Okt 2026, 05:05 WIBJAKARTA - Pelatih Liverpool, Andoni Iraola menyebut timnya kalah setelah keputusan wasit Chris Kavanagh yang memberikan kartu merah kepada Ryan Gravenberch saat The Reds dipermalukan 0-3 oleh Manchester City pada lanjutan Liga Inggris 2026/27 pada Minggu (11/10).
Iraola menilai jalannya pertandingan berubah drastis setelah gelandang asal Belanda itu diusir dari lapangan.
âSaya rasa analisisnya cukup jelas. Kami memainkan dua pertandingan yang berbeda: satu sebelum kartu merah dan satu lagi setelahnya hingga pertandingan berakhir. Menurut saya, kami merupakan tim yang lebih baik selama 62 menit pertama sebelum kartu merah. Setelah itu, mereka jelas lebih baik daripada kami dan mencetak gol,â kata Iraola yang dilansir laman resmi klub.
Pertandingan di Anfield tersebut berlangsung relatif seimbang sebelum Gravenberch menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Jeremy Doku.
Sebelumnya, dia telah mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson.
Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Hanya tiga menit setelah Gravenberch diusir dari lapangan, Erling Haaland membawa Manchester City unggul pada menit ke-65.
Doku kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-68, sebelum Rayan Cherki memastikan kemenangan tim tamu pada menit ke-78.
Iraola tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Liverpool meski timnya harus menelan kekalahan telak. Ia menilai para pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik sebelum situasi pertandingan berubah akibat kartu merah.
âSaya rasa para pemain pantas mendapat pujian hari ini karena mereka telah memberikan segalanya. Para pendukung juga tampil fantastis, sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan setelahnya,â ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Dia juga menyoroti atmosfer di Anfield yang menurutnya memberikan energi positif bagi Liverpool, terutama ketika timnya masih mampu menciptakan peluang dan tampil percaya diri.
âAtmosfer dan perasaan yang kami rasakan hingga momen tersebut sangat positif. Mungkin itu merupakan periode terbaik kami, ketika kami menciptakan peluang dan bermain dengan penuh keyakinan. Tentu saja, ketika Anda kalah 0-3, hal itu tidak banyak berarti. Namun, saya rasa momen tersebut tetap penting,â tutur Iraola.
Kekalahan ini menjadi hasil mengecewakan bagi Liverpool. Sebaliknya, Manchester City berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan tiga poin dan memperkuat posisi mereka dalam persaingan di papan atas Liga Inggris.
Berita Terkait:
-
Samsat Keliling Buka di 14 Wilayah Jumat Ini, Cek Lokasi dan Jam Pelayanannya
-
Dirjenpas Klarifikasi Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Pendidikan Gratis hingga PTN Perlu Cakup Sistem Nasional Seutuhnyaq
-
Kebakaran Hanguskan Gudang di Setiabudi, Kerugian Capai Rp1 Miliar
-
UEFA Nations League: Klopp Gagal Menang di Laga Debut Bersama Jerman, Portugal Tundukkan Wales
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.