Bukan Sekadar Balapan! Gubernur Cup Jateng Hard Enduro Dongkrak Ekonomi Daerah

Senin, 12 Okt 2026, 02:45 WIB

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa pergelaran Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1 turut menggerakkan roda ekonomi warga dan daerah setempat.

"(Ajang, red ) Ini tidak hanya menjadi tempat uji nyali bagi para rider," katanya, saat membuka Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1, di Kabupaten Kendal, Minggu.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbincang dengan pebalap Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1, di Kabupaten Kendal, Minggu (11/10). — Sumber: Antara foto/HO-Pemprov Jateng

Ajang yang berlangsung di Argon Enduro Park, Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal itu tidak hanya menjadi tempat uji nyali bagi para rider, tetapi ikut mendongkrak ekonomi daerah.

Sebab, sektor pariwisata, penginapan, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Kendal ikut merasakan berkah dari ramainya kunjungan wisatawan dan penonton.

Menurut dia, ajang tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia mengatakan bahwa kegiatan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah desa untuk berkumpul dan berinteraksi langsung dengan warga.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim dan penanaman pohon yang menjadi bagian dari kepedulian sosial dan lingkungan yang menyertai penyelenggaraan kompetisi otomotif tersebut.

Ketua Pelaksana Arif Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendukung pengembangan "sport tourism" atau pariwisata berbasis olahraga di Jateng.

Menurut dia, karakter alam Kendal dengan lintasan yang menantang memiliki daya tarik bagi komunitas otomotif.

Kehadiran peserta beserta keluarga dan penonton juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata, penginapan, kuliner, hingga perdagangan masyarakat.

"Alhamdulillah, homestay-homestay di sini pada laris semuanya," katanya, seraya menyebut sejumlah pedagang makanan di sekitar lokasi juga ikut merasakan ramainya kegiatan.

Panitia secara khusus melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menyediakan ruang berjualan selama kompetisi berlangsung.

"Kami ingin memastikan bahwa keberadaan event ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal," katanya.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat terus berkembang menjadi agenda olahraga berkelanjutan.

Selain menjadi wadah pembinaan atlet enduro, kegiatan itu diharapkan semakin memperkenalkan potensi wisata Jateng kepada masyarakat luas.

Tercatat sebanyak 135 peserta sementara mengikuti kompetisi Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.