Agrinas Palma Gandeng BSSN untuk Lindungi Data dan Infrastruktur Digital
Senin, 12 Okt 2026, 17:02 WIBJAKARTA â PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat keamanan siber serta perlindungan informasi perusahaan seiring dengan pengembangan sistem operasional berbasis digital. Kerja sama ini diarahkan untuk mengidentifikasi risiko keamanan informasi sekaligus meningkatkan kesiapan infrastruktur teknologi perusahaan.
Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Menara Agrinas Palma, Jakarta, pada Jumat (9/10/2026). Pertemuan ini menjadi forum untuk membahas kebutuhan pengamanan sistem digital, termasuk pemanfaatan layanan keamanan siber yang disediakan oleh BSSN.
Direktur Kemitraan dan Plasma Agrinas Palma, Seger Budiarjo, hadir bersama jajaran manajemen perusahaan. Sementara itu, BSSN diwakili oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Energi dan Sumber Daya Alam, Asri Setyowati, beserta jajarannya.
Seger menyampaikan bahwa penguatan keamanan informasi sangat diperlukan seiring dengan semakin luasnya wilayah operasional dan berkembangnya kegiatan bisnis perusahaan. Agrinas Palma saat ini tengah membangun sistem operasional dan infrastruktur digital untuk mendukung pengelolaan perkebunan, pengolahan hasil perkebunan, hingga pengembangan hilirisasi dan bioenergi.
âSeiring dengan semakin luasnya wilayah operasional dan berkembangnya kegiatan bisnis Agrinas Palma, kebutuhan terhadap infrastruktur teknologi informasi yang andal dan aman menjadi semakin penting. Kami berharap kolaborasi dengan BSSN dapat membantu mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat, khususnya dalam keamanan siber, sehingga proses digitalisasi perusahaan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,â ujar Seger melalui keterangan resminya pada Senin (12/10/2026).
Asesmen Kematangan Siber dan Layanan Kriptografi
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah asistensi penilaian mandiri menggunakan Indeks Kematangan Keamanan Siber (IKAS). Instrumen ini diharapkan dapat membantu perusahaan mengenali tingkat kesiapan keamanan siber serta mengidentifikasi aspek-aspek yang masih membutuhkan perbaikan.
Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan prioritas penguatan sistem keamanan informasi. Dengan demikian, pengembangan teknologi tidak hanya berorientasi pada efisiensi operasional, tetapi juga memitigasi risiko yang muncul dalam pengelolaan data dan sistem digital.
Selain penilaian kematangan keamanan siber, Agrinas Palma dan BSSN turut membahas potensi pemanfaatan sertifikasi elektronik serta layanan kriptografi. Kedua aspek ini berkaitan erat dengan keabsahan dokumen elektronik, keamanan jalur komunikasi, dan perlindungan informasi strategis perusahaan.
Bagi perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di berbagai wilayah, keamanan informasi menjadi pilar penting dalam kelancaran pertukaran data dan koordinasi operasional harian.
Dukungan BSSN dan Penjajakan Nota Kesepahaman
Direktur Keamanan Siber dan Sandi Energi dan Sumber Daya Alam BSSN, Asri Setyowati, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Agrinas Palma dalam meningkatkan kesiapan keamanan siber. Menurutnya, perlindungan informasi harus berjalan selaras dengan transformasi digital untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
âBSSN mendukung langkah Agrinas Palma dalam memperkuat keamanan siber sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional dan perlindungan informasi perusahaan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kesiapan, mengidentifikasi potensi risiko, serta memperkuat sistem keamanan informasi agar transformasi digital perusahaan dapat berjalan secara aman dan berkelanjutan,â ungkap Asri.
Pertemuan tersebut juga membahas rancangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai landasan resmi pengembangan kerja sama kedua belah pihak. Ruang lingkup yang dibicarakan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber, asesmen sistem informasi, hingga perlindungan infrastruktur digital vital.
Rancangan nota kesepahaman tersebut saat ini masih dalam tahap finalisasi pembahasan internal. Pelaksanaan kerja sama teknis selanjutnya akan bergantung pada kesepakatan akhir kedua pihak.
Bagi Agrinas Palma, penguatan keamanan siber merupakan bagian integral dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Keamanan informasi diharapkan dapat mendukung kesinambungan operasional sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah akselerasi pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Agrinas Palma menjalankan kegiatan usaha utama di bidang pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan pengembangan produk turunannya. Perusahaan juga aktif mengembangkan ekosistem bioetanol untuk mendukung implementasi program E20, sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan dan kemandirian energi.
Dalam menjalankan seluruh operasionalnya, Agrinas Palma berkomitmen mengedepankan prinsip profesionalisme, integritas, transparansi, serta pengelolaan perkebunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
- BUMN
- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
- Bioenergi
- BSSN
- Keamanan Siber
- keamanan data
- infrastruktur digital
- Transformasi Digital
- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
PT KAI Ungkap Elektrifikasi Jadi Strategi Tingkatkan Layanan Jabodetabek
-
Balai TNGR Nyatakan Jalur Pendakian Torean Gunung Rinjani Ditutup Sementara
-
Menhaj Sebut Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji Ikut Gerakkan eEkonomi
-
Keamanan Pembayaran Digital Menghadapi Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum
-
Presiden Prabowo Telepon Tim Bulu Tangkis Usai Raih Emas Pertama Asian Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.