Militansi Jakmania di Yogyakarta Bikin Stjepan Loncar 'Kesetanan', Cetak Brace saat Persija Bantai PSIM

Minggu, 11 Okt 2026, 20:03 WIB

JAKARTA - Pemain Persija Stjepan Loncar mengapresiasi dukungan Jakmania di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, saat timnya menang 4-0 atas tuan rumah PSIM Yogyakarta.

“Apa yang saya katakan sejak awal ketika saya datang ke sini, bahwa musim ini, bagi kami, suporter adalah pemain ke-12 kami," kata Loncar dalam laman I.League, Minggu (11/10).

Ket. Foto: Pesepak bola PSIM Yogyakarta Riyanto Abiyoso (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Kerim Memija (kiri) pada laga BRI Super League 2026-2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Sabtu (10/10). Persija Jakarta menang atas PSIM Yogyakarta dengan skor 4-0. — Sumber: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Dia mengatakan timnya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan suporter. 

"Mereka juga harus terus membantu kami dalam perjalanan kami untuk musim ini,” kata dia. 

Persija sempat kesulitan menembus pertahanan PSIM pada babak pertama, tapi baru berubah pada 15 menit terakhir. 

Persija mulai membobol gawang PSIM melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-77 setelah memanfaatkan umpan Loncar. 

Pemain asal Bosnia-Herzegovina ini turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-81, yang kemudian ditambah Kwon Chang-hoon sebelum Loncar kembali mencetak gol pada menit 90+3.

“Pertandingan yang sangat, sangat sulit, tetapi kami melakukan semua hal yang telah kami bicarakan dengan pelatih kami,” kata mantan pemain tim nasional Bosnia-Herzegovina itu.

Tambahan tiga poin membuat Macan Kemayoran memuncaki klasemen dengan 12 poin, unggul dua poin dari Dewa United.

Apresiasi Pemain

Sementara itu, pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel tetap mengapresiasi performa pemainnya meski menelan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta pada laga kandang pekan keempat BRI Super League 2026/2027 yang dimainkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu.

“Saya pikir tim saya melakukan segala yang mereka bisa untuk mendapatkan hasil. Saya pikir tim saya masih terus berjuang, tetapi kami memang membutuhkan poin,” ujar Van Gastel, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.

Persija sempat kesulitan mencetak gol selama lebih dari 75 menit, tetapi kemudian gol Alexander Jeremejeff pada menit ke-77 mengubah jalannya pertandingan.

Setelah gol itu, pasukan Shin Tae-yong mendapatkan kepercayaan diri lebih untuk mencetak gol demi gol. Alhasil, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Persija pada menit ke-81.

Kwon Chang-hoon mencetak gol ketiga pada menit ke-87, sebelum kemudian gol kedua Loncar pada menit ke-90+3 menutup pesta gol Macan Kemayoran di Bantul.

“Kami memulai babak kedua dengan cara yang sama seperti kami mengakhiri babak pertama. Tim saya memberikan perlawanan sengit kepada Persija, sehingga mereka harus berusaha sangat keras untuk menciptakan peluang,” ucap Van Gastel yang berasal dari Belanda itu.

Saat berkomentar lebih lanjut, pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan para pemain atas kekalahan tersebut. Ia melihat timnya sudah berusaha maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Saya tidak bisa mengeluh tentang tim saya karena pemain sudah melakukan segalanya," kata dia menegaskan.

Kekalahan ini merupakan pukulan telak bagi Laskar Mataram setelah mereka baru mendapatkan satu poin sejauh ini. Dalam empat laga yang sudah dijalani musim ini, PSIM hanya mampu meraih poin saat bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Hasil buruk ini menempatkan PSIM di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan satu poin. Pada laga pekan berikutnya, PSIM dijadwalkan kembali bermain di kandang saat menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.