Dekranasda Solok Pilah Produk Unggulan, Perajin Lokal Siap Naik Kelas

Minggu, 11 Okt 2026, 11:30 WIB

SOLOK – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok, Sumatera Barat, melakukan kurasi produk kerajinan industri kecil menengah (IKM) untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Kota Solok Dona Ramadhani Kirana Putra di Solok, Sabtu (10/10), mengatakan pembinaan dan kurasi menjadi bagian penting dalam pengembangan IKM agar produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki keunikan, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan mampu bersaing di pasar.

Ket. Foto: Ketua Dekranasda Kota Solok Dona Ramadhani Kirana Putra saat mengunjungi IKM Rajut Bunga Padi dan Iyan Galeri Kerajinan Kayu di Kota Solok, Sumatera Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Ia berharap produk rajutan dari IKM Bunga Padi dan kerajinan kayu dari Iyan Galeri dapat berkembang serta menjangkau konsumen yang lebih luas.

"Kita ingin kerajinan rajut dari Bunga Padi dan hasil olahan kayu dari Iyan Galeri bisa naik kelas dan diterima di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional," katanya.

Menurut dia, pengembangan produk perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kualitas bahan, ketelitian pengerjaan, inovasi desain dan karakter produk agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

Melalui kurasi tersebut, Dekranasda Kota Solok berupaya memberikan masukan kepada pelaku IKM untuk memperbaiki aspek produk yang masih perlu ditingkatkan sekaligus mengembangkan potensi kerajinan yang telah dihasilkan.

Pembinaan berkelanjutan juga diharapkan membantu pelaku IKM meningkatkan nilai tambah produk dan memanfaatkan peluang pemasaran melalui berbagai saluran, termasuk pameran kerajinan.

Dengan peningkatan kualitas dan inovasi, produk rajut dan kerajinan kayu dari Kota Solok diharapkan semakin kompetitif serta mampu memperluas jangkauan pemasaran hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Ia juga mengatakan sebelumnya pengurus Dekranasda Kota Solok mengunjungi IKM Rajut Bunga Padi dan Iyan Galeri Kerajinan Kayu di Kota Solok, Senin (5/10) untuk memberikan pembinaan sekaligus menilai kualitas produk yang dihasilkan.

Dalam kunjungan tersebut, Dona meninjau proses produksi, pemilihan bahan baku, teknik pengerjaan, hingga hasil akhir produk. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan aspek yang perlu diperbaiki agar produk kerajinan memiliki kualitas yang lebih baik.

Pembinaan juga mencakup pengembangan desain, kerapian pengerjaan, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan dan tren pasar. Pelaku IKM diharapkan mampu berinovasi tanpa menghilangkan ciri khas lokal yang menjadi identitas kerajinan Kota Solok.

Pada IKM Rajut Bunga Padi, kurasi difokuskan pada kerapian rajutan, kombinasi warna, serta pengembangan variasi produk. Aspek tersebut menjadi perhatian untuk menghasilkan kerajinan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

IKM Rajut Bunga Padi menghasilkan berbagai produk, di antaranya tas, pasmina dan aksesori rumah tangga. Produk tersebut dapat dikembangkan melalui inovasi desain dengan tetap memperhatikan fungsi, estetika dan kualitas pengerjaan.

Sementara itu, kurasi di Iyan Galeri Kerajinan Kayu diarahkan pada kehalusan penyelesaian akhir atau finishing, kualitas dan daya tahan bahan, serta kreativitas dalam menghasilkan produk berbahan kayu.

Aspek tersebut dinilai penting untuk memperkuat karakter kerajinan kayu sekaligus meningkatkan nilai jualnya, baik untuk pemasaran langsung maupun melalui pameran kerajinan di tingkat daerah dan nasional.

  • Dekranasda Kota Solok

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.