Brida Kaltim Dorong Inovator Kreatif Lewat 'Pepes Ikan Peda'
Minggu, 11 Okt 2026, 10:35 WIBSAMARINDA - Badan Riset dan Inovasi Daerah Kalimantan Timur (Brida Kaltim) mendorong para inovator lebih kreatif membuat terobosan guna memudahkan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, lewat lomba Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah ("Pepes Ikan Peda") 2026.
"Saat ini proses penilaian lomba masih berlangsung sejak dimulai tahap presentasi pada Rabu (7/10). Inovasi daerah harus berdampak nyata, meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan menjawab kebutuhan masyarakat maupun tantangan dalam pelayanan publik," ujar Kepala Brida Kaltim Fitriansyah di Samarinda, Minggu (11/10).
Inovasi daerah, lanjutnya, bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, melainkan bagaimana terobosan tersebut mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, sehingga inovasi yang dihasilkan mampu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari secara mudah.
Tahapan presentasi ini merupakan kelanjutan dari penilaian dokumen inovasi yang telah dilakukan sebelumnya. Presentasi dipandu oleh Adji Ismail, masing-masing perangkat daerah peserta memaparkan secara langsung inovasi yang dikembangkan, mulai dari latar belakang, tujuan, proses pelaksanaan, keunggulan, hingga dampak dan rencana keberlanjutan program.
Tidak hanya menilai seberapa baru sebuah gagasan, tim penilai harus melihat secara mendalam bagaimana implementasi inovasi tersebut berjalan di lapangan, manfaat yang dirasakan, efektivitas pelaksanaan, serta potensi pengembangan dan keberlanjutan ke depan.
"Hal ini penting agar inovasi yang lahir tidak berhenti sekadar pada kompetisi, tetapi benar-benar dapat dipertahankan, dikembangkan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," kata Fitriansyah.
Melalui "Pepes Ikan Peda" ini diharapkan dapat lahir inovasi-inovasi terbaik yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan dalam ajang kompetisi, namun benar-benar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kaltim.
"Brida Kaltim terus mendorong penguatan ekosistem inovasi daerah melalui kolaborasi dan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah. Kolaborasi menjadi kunci agar terobosan yang dihasilkan semakin kuat dan berdaya guna," katanya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi panggung sekaligus wadah pertukaran gagasan, dimana praktik-praktik terbaik dapat saling dibagikan dan dikembangkan lebih luas demi pelayanan publik yang semakin cepat, tepat, dan bermutu di Kaltim.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.