Sleman Siapkan Infrastruktur dan Petugas untuk Hadapi Musim Hujan

Jumat, 09 Okt 2026, 11:45 WIB

SLEMAN — Kesiapan saluran drainase, jaringan irigasi, dan sumber daya air menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) setempat mengintensifkan kesiapan petugas lapangan serta pemantauan infrastruktur agar aliran air tetap lancar ketika hujan deras.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam acara Apel Besar di kantor Dinas PUKP Kamis (8/10), menekankan pentingnya respons cepat petugas dalam memastikan infrastruktur berfungsi dengan baik. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan infrastruktur harus terus dilakukan, terutama menjelang periode hujan dengan potensi genangan dan banjir.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab Sleman

“Pelayanan di Kabupaten Sleman saat ini alhamdulillah berkat kerja keras penjenengan. Peran PU betul-betul harus tanggap. Bagaimana caranya besok kalau hujan deras, tidak ada banjir di Sleman,” tegas Bupati Harda.

Ia meminta petugas lapangan secara rutin membersihkan saluran drainase yang mengalami pendangkalan serta segera menangani kerusakan jaringan irigasi dan infrastruktur sumber daya air. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko tersumbatnya aliran air dan luapan saat curah hujan meningkat.

Selain kesiapan teknis, Harda mengingatkan pentingnya integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh pegawai diminta bekerja sesuai ketentuan dan tidak menarik biaya tambahan di luar aturan. Ia juga menegaskan kesediaannya melindungi serta mendampingi pegawai yang menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab.

Kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, lanjutnya, juga membutuhkan partisipasi masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah sampah menyumbat saluran air.

“Saya mengingatkan kita semuanya untuk hati-hati menghadapi musim hujan yang akan datang, sehingga segala infrastruktur berkaitan dengan lari atau alirnya air hujan ini betul-betul kita persiapkan dengan baik untuk mengantisipasi adanya banjir. Ojo buang sampah sembarangan, lebih-lebih di tempat-tempat drainase,” ujar Harda.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, menyampaikan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai awal musim hujan di wilayah Sleman. Wilayah bagian utara diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir November, sedangkan wilayah tengah hingga selatan diprediksi menyusul pada awal Desember.

Menghadapi perkiraan tersebut, Sukarmin menginstruksikan para ketua tim, kelompok, dan pengawas bidang untuk meningkatkan pemantauan saluran air. Pemeriksaan terutama diarahkan pada lokasi yang berpotensi mengalami penumpukan sedimen dan sampah.

Pemantauan berkala diperlukan untuk mendeteksi hambatan aliran air sejak dini, termasuk tumpukan sampah di sekitar jembatan yang berisiko memicu luapan. Dengan langkah antisipasi tersebut, kesiapan infrastruktur dan petugas diharapkan semakin optimal dalam menghadapi musim hujan.

Upaya ini membutuhkan koordinasi antara jajaran PUPKP, pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat. Selain pemeliharaan infrastruktur, kedisiplinan warga dalam mengelola sampah menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko banjir di Kabupaten Sleman.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.