Kapolda NTB Cek Simulasi Arus Penonton MotoGP Mandalika

Jumat, 09 Okt 2026, 17:10 WIB

JAKARTA - Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengecek langsung simulasi manajemen arus penonton menuju Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Kamis (8/10/2026) sore. Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengaturan lalu lintas menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026.

Simulasi yang dimulai sekitar pukul 16.30 Wita itu mengambil rute dari Bundaran Sunggung hingga kawasan sirkuit. Pengujian mencakup skema pergerakan kendaraan penonton, shuttle bus, serta rombongan VVIP ketika memasuki dan meninggalkan area sirkuit.

Ket. Foto: Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengecek langsung simulasi manajemen arus penonton menuju Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Kamis (8/10/2026) sore. Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengaturan lalu lintas menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. — Sumber: Polri

Kalingga mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap skema arus kedatangan dan kepulangan dapat berjalan terarah. Pengaturan tersebut diharapkan mampu mengurai pergerakan kendaraan penonton sekaligus rombongan VVIP selama pelaksanaan ajang balap internasional itu.

"Kita pastikan seluruh skema arus kedatangan dan kepulangan berjalan jelas, terarah dan mampu mengurai pergerakan penonton maupun rombongan VVIP," tegas Irjen Kalingga.

Dalam simulasi tersebut, Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat menjelaskan jalur keluar bagi penonton yang menggunakan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2). Kendaraan dari Gate 1 diarahkan keluar melalui Black Gate I, kemudian menuju Bundaran Sunggung sebelum berbelok ke Bypass Mandalika.

"Untuk penonton pengguna R4 dan R2, arus keluar dari sirkuit melalui Black Gate I, kemudian menuju Bundaran Sunggung dan selanjutnya diarahkan ke Bypass Mandalika," kata Kombes Erwin.

Sementara itu, pengaturan shuttle bus menggunakan jalur berbeda setelah meninggalkan kawasan sirkuit. Bus akan melewati Black Gate I menuju Bundaran Sunggung, kemudian bergerak lurus ke arah Parkir Timur untuk menurunkan penumpang.

Setelah menurunkan penonton di Parkir Timur, shuttle bus kembali bergerak menuju Bundaran Sunggung dan berbelok ke Black Gate II untuk menjemput penonton berikutnya. Skema tersebut dirancang agar layanan antar-jemput dapat berjalan berulang dengan alur pergerakan yang teratur.

"Shuttle bus yang sudah menurunkan penonton di Parkir Timur, kembali menuju Bundaran Sunggung, lalu berbelok menuju Black Gate II untuk mengangkut penonton berikutnya," ujarnya.

Adapun penonton yang berangkat dari Parkir Timur menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua diarahkan menuju Bundaran Sunggung. Dari titik tersebut, kendaraan akan berbelok ke Bypass Mandalika untuk melanjutkan perjalanan meninggalkan kawasan sirkuit.

Pengaturan khusus juga disiapkan bagi rombongan VVIP yang datang melalui jalur dari Bundaran BIZAM. Rombongan akan melintasi Bypass Mandalika, menuju Bundaran Sunggung, lalu berbelok untuk memasuki Sirkuit Mandalika melalui Red Gate.

"Rombongan VVIP diarahkan melalui jalur khusus dari Bundaran BIZAM, Bypass Mandalika, Bundaran Sunggung dan masuk ke sirkuit melalui Red Gate," jelas Kombes Erwin.

Untuk arus kepulangan, rombongan VVIP akan keluar dari sirkuit melalui Red Gate menuju Bundaran Sunggung. Selanjutnya, kendaraan berbelok ke kiri menuju Bypass Mandalika hingga kembali ke Bundaran BIZAM.

Melalui simulasi ini, Polda NTB menguji alur pergerakan kendaraan pada sejumlah titik akses menuju dan dari Sirkuit Mandalika. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan lalu lintas agar mobilitas penonton, shuttle bus, dan rombongan VVIP dapat mengikuti skema yang telah ditetapkan menjelang MotoGP Mandalika 2026.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.