Djokovic Dukung Keputusan Sinner Akhiri Musim 2026 Lebih Awal
Jumat, 09 Okt 2026, 00:10 WIBSHANGHAI â Novak Djokovic mendukung keputusan Jannik Sinner mengakhiri musim 2026 lebih awal demi memulihkan kondisi fisiknya. Menurut Djokovic, petenis Italia itu tepat memilih fokus pada pemulihan jangka panjang daripada memaksakan diri kembali bertanding sebelum benar-benar siap.
Sinner belum tampil lagi sejak mengalahkan Alexander Zverev pada final Wimbledon, 12 Juli lalu. Petenis berusia 25 tahun itu kemudian melewatkan rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara, US Open, hingga rangkaian kompetisi di Asia yang sedang berlangsung.
Sinner juga dipastikan absen dalam musim lapangan keras dalam ruangan di Eropa serta ATP Finals di Turin. Padahal, ia merupakan juara dalam dua edisi terakhir turnamen penutup musim tersebut.
Absennya Sinner sekaligus membuka peluang bagi Zverev untuk menutup tahun sebagai petenis nomor satu dunia.
Djokovic menilai keputusan Sinner untuk tidak terburu-buru kembali merupakan langkah tepat, terutama jika mempertimbangkan perjalanan karier dalam jangka panjang.
"Pada saat yang sama, dia harus berpikir untuk jangka panjang," kata Djokovic di Shanghai, Kamis (8/10).
"Itu keputusan yang cerdas karena sebagai seseorang yang selalu berusaha melihat gambaran besar, saya sangat mendukung cara berpikir dan pola pikir seperti itu."
"Yang penting adalah Anda memberi diri sendiri kesempatan untuk memperpanjang karier beberapa tahun lagi, sehingga memiliki lebih banyak peluang untuk mencapai semua tujuan yang ingin dicapai."
Djokovic berbicara berdasarkan pengalaman pribadi. Petenis Serbia tersebut pernah menjalani masa pemulihan panjang setelah menjalani operasi siku pada 2018.
Menurut Djokovic, tantangan untuk kembali ke lapangan setelah cedera serius tidak berhenti ketika kondisi fisik dinyatakan pulih. Aspek mental juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
"Tentu saja, secara fisik, jika Anda sudah siap, berarti Anda siap," ujar Djokovic.
"Tetapi kemudian ada persoalan mental. Anda berada di lapangan dan mulai berpikir, 'Apakah saya benar-benar sudah pulih sepenuhnya dan bebas untuk menjalani perjalanan ini?'"
Pengalaman tersebut membuat Djokovic memahami pentingnya memberikan waktu yang cukup bagi seorang atlet untuk memastikan dirinya benar-benar siap kembali ke level kompetitif tertinggi.
Bagi Sinner, keputusan mengakhiri musim lebih awal berarti kehilangan kesempatan mempertahankan gelar ATP Finals serta sejumlah poin penting dalam persaingan peringkat dunia. Namun, Djokovic menilai manfaat jangka panjang jauh lebih penting daripada memaksakan comeback demi mengejar target sesaat.
Sementara Sinner memilih menepi, Djokovic justru tiba di Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi. Petenis berusia 39 tahun itu baru saja meraih gelar China Open pada Selasa.
Gelar tersebut menjadi modal penting bagi Djokovic sebelum memulai perjuangannya di Shanghai Masters.
Sebagai unggulan ke-10, Djokovic akan mengawali kiprahnya di Shanghai dengan menghadapi Hubert Hurkacz pada hari Jumat.
Dengan Sinner absen hingga akhir musim, persaingan di papan atas ATP pun semakin terbuka. Zverev memiliki peluang menutup tahun sebagai petenis nomor satu dunia, sementara Djokovic berusaha menjaga momentumnya setelah meraih gelar di Beijing.
Namun, bagi Djokovic, keputusan Sinner untuk menempatkan kesehatan dan keberlangsungan karier di atas ambisi jangka pendek merupakan langkah yang patut didukung.
"Yang penting adalah memberi diri sendiri lebih banyak tahun dalam karier, sehingga Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencapai semua tujuan Anda," kata Djokovic.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkab Kudus Promosikan Produk Fesyen Lokal Lewat Peragaan Busana ASN
-
Saat Waduk Cengklik Surut, Warga Manfaatkan Lahannya untuk Pertanian
-
Mau Buka Selat Hormuz, Iran Ajukan Syarat ke AS
-
Siswa Sekolah di Filipina Alami Penembakan, Tiga Tewas dan Korban Luka-luka Masih Diverifikasi
-
iPhone 18 Pro Max "Ngebut", 15 Menit Charge Baterai Langsung 50 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.