• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Sediakan Akses Kesehatan G...

Sediakan Akses Kesehatan Gratis, Hexpharm Jaya Gelar Pojok Sehat HJ55 di 55 Apotek

Kamis, 08 Okt 2026, 22:30 WIB

JAKARTA — Upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengobatan ketika penyakit sudah muncul. Deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dari langkah preventif, terutama untuk mengenali risiko penyakit degeneratif sejak awal.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari peringatan 55 tahun PT Hexpharm Jaya (HJ) melalui program “Aksi Nyata Sehatkan Bangsa” bertajuk Pojok Sehat HJ55. Program ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi penggunaan obat di sejumlah apotek.

Ket. Foto: Sesi konferensi pers dalam program “Aksi Nyata Sehatkan Bangsa” bertajuk Pojok Sehat HJ55 di Apotek Roxy Jagakarsa, Jakarta Selatan pada hari Kamis (8/10). — Sumber: Koran Jakarta/Haryo Brono

Pelaksanaan Pojok Sehat HJ55 juga bertepatan dengan momentum World Pharmacist Day, sekaligus menjadi bagian dari upaya Hexpharm Jaya memperkuat peran apoteker dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Group Business Head PT Hexpharm Jaya, Apt. Sri Wiyanti Cahya, S.Si., M.Farm., mengatakan program tersebut melibatkan 55 titik apotek dan 55 apoteker internal Hexpharm Jaya.

“Usia 55 tahun adalah bukti kepercayaan masyarakat terhadap komitmen Hexpharm Jaya. Sebagai ungkapan rasa syukur, kami ingin hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Lewat kolaborasi 55 titik lokasi apotek dan 55 apoteker internal HJ ini, kami berharap dapat membantu mengedukasi masyarakat untuk melakukan deteksi dini,” ujar Sri dalam sesi konferensi pers dalam program “Aksi Nyata Sehatkan Bangsa” bertajuk Pojok Sehat HJ55 di Apotek Roxy Jagakarsa, Jakarta Selatan pada hari Kamis (8/10).

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan dasar secara rutin dapat membantu masyarakat memantau kondisi tubuh dan mengenali potensi risiko kesehatan lebih awal, terutama yang berkaitan dengan penyakit degeneratif.

Pemeriksaan Kesehatan Dasar dan Edukasi Obat

Pojok Sehat HJ55 menghadirkan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Selain pemeriksaan, masyarakat mendapatkan edukasi melalui Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Materi edukasi mencakup cara menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara tepat.

Sri mengatakan edukasi penggunaan obat menjadi bagian penting dari kegiatan karena kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengenali kondisi tubuh, tetapi juga pemahaman dalam menggunakan obat secara benar.

“Kami ingin agar masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan obat, mulai dari cara mengonsumsi obat-obatan, menyimpan, hingga membuang obat dengan benar. Ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong masyarakat semakin cerdas dalam menjaga kesehatan,” jelas Sri.

Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan adalah Apotek Roxy Jagakarsa. Tempat tersebut menjadi salah satu titik yang memperlihatkan kolaborasi antara industri farmasi, apotek, dan tenaga apoteker dalam mendekatkan layanan serta informasi kesehatan kepada masyarakat.

COO Apotek Roxy, Feri Rahman Saputra, S.Pi., mengatakan keterlibatan apotek dalam program tersebut menjadi bentuk sinergi antara industri farmasi dan fasilitas pelayanan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami sangat mendukung ‘Aksi Nyata Sehatkan Bangsa’ yang dibuat oleh PT Hexpharm Jaya sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. Kehadiran program kesehatan di apotek dapat semakin mendekatkan masyarakat dengan informasi dan layanan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan,” tutur Feri.

Menurut dia, kerja sama antara industri farmasi dan apotek dapat terus dikembangkan agar manfaat layanan dan informasi kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.

Memperkuat Peran Apoteker

Selain menyediakan akses terhadap pemeriksaan kesehatan dasar, program tersebut juga menempatkan apoteker sebagai salah satu pihak yang memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Kedekatan apoteker dengan masyarakat membuat profesi tersebut tidak hanya berfungsi dalam memberikan obat berdasarkan resep atau kebutuhan pasien, tetapi juga berperan dalam memberikan informasi mengenai penggunaan obat yang tepat.

Perwakilan Apoteker dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Barat, Apt. Karuma Barza Afida, S.Farm., M.Farm., mengatakan kegiatan edukasi kesehatan dapat memperkuat hubungan antara apoteker dan masyarakat.

“Apoteker saat ini sudah dekat mendampingi masyarakat. Edukasi seperti ini semakin mempererat kedekatan tersebut. Sehingga, apoteker dapat terus memaksimalkan pengabdiannya kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar,” kata Karuma.

Edukasi tersebut menjadi semakin penting ketika masyarakat memiliki akses yang semakin luas terhadap berbagai informasi kesehatan. Pemahaman yang memadai mengenai penggunaan obat diharapkan dapat membantu masyarakat menggunakan obat secara rasional sekaligus mengurangi risiko kesalahan dalam penggunaan, penyimpanan, maupun pembuangan obat.

20261008222309_Foto-Apotek-Roxy-1.jpg

Kedua dari kiri: Perwakilan Apoteker dari IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Jawa Barat, Apt. Karuma Barza Afida, S.Farm., M.Farm.; COO (Chief Operating Officer) Apotek Roxy, Feri Rahman Saputra, S.Pi. (tengah); dan Group Business Head PT Hexpharm Jaya, Apt. Sri Wiyanti Cahya, S.Si., M.Farm. (kanan). (Koran Jakarta/Haryo Brono

Perjalanan 55 Tahun di Industri Farmasi

Peringatan 55 tahun Hexpharm Jaya tidak hanya diisi dengan program layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat perjalanan perusahaan dalam mengembangkan produk farmasi.

Salah satu tonggak yang disebut perusahaan adalah peluncuran kemasan generik berwarna biru pada 2017. Hexpharm Jaya menyebut langkah tersebut menjadi upaya untuk memberikan diferensiasi visual pada kemasan produk generik sekaligus memperkuat identitas produk.

Sebagai bagian dari Kalbe Group, Hexpharm Jaya membawa posisi “Produk Generik Kualitas Paten” sebagai salah satu pendekatan dalam pengembangan produk generik.

Perusahaan juga menyebut dirinya sebagai perusahaan generik nomor satu sejak 2023 berdasarkan data survei eksternal IQVIA. Dari sisi manufaktur, Hexpharm Jaya memiliki fasilitas produksi dengan teknologi modern berstandar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), termasuk penerapan robotic dan automation.

Dengan fasilitas tersebut, perusahaan menyatakan mampu memproduksi hingga sekitar 5 miliar tablet per tahun. Produksi tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri sekaligus mendukung ekspansi produk ke sejumlah negara, antara lain Singapura, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.

Hexpharm Jaya juga menyatakan mendukung penggunaan bahan dan produksi dalam negeri. Perusahaan menyebut seluruh produknya telah bersertifikat halal, sementara 95 persen produknya telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Menghubungkan Preventif dan Akses Informasi Kesehatan

Memasuki usia 55 tahun, Hexpharm Jaya menempatkan penguatan akses masyarakat terhadap informasi kesehatan sebagai salah satu bagian dari keberlanjutan program perusahaan.

Sri mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan inovasi produk farmasi sekaligus menjalankan program yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

“Memasuki usia 55 tahun, Hexpharm Jaya berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi produk farmasi yang aman, 100% bersertifikat halal, dan 95% bersertifikat TKDN untuk mendukung produksi dan penggunaan bahan dalam negeri maupun menjalankan program-program kemanusiaan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Sri, program Aksi Nyata Sehatkan Bangsa diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan yang tepat, mendorong pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta meningkatkan kesadaran mengenai penggunaan obat secara rasional.

Melalui Pojok Sehat HJ55, pendekatan tersebut diterapkan dengan menggabungkan pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi penggunaan obat. Kolaborasi antara perusahaan farmasi, apotek, dan apoteker juga menjadi bagian dari upaya membawa layanan preventif lebih dekat ke masyarakat.

Dengan demikian, peringatan 55 tahun Hexpharm Jaya tidak hanya menjadi penanda perjalanan perusahaan di industri farmasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum munculnya masalah kesehatan yang lebih serius.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.