Prabowo Luncurkan Proyek Industri Rp180 Triliun, Ingatkan Kelola Alam dengan Tanggung Jawab
Kamis, 08 Okt 2026, 14:40 WIBJakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekayaan alam Indonesia yang sangat besar harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Hal itu dikatakan Prabowo dalam peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10).
"Kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi, kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita," kata Prabowo sebagaimana dipantau dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengatakan pengelolaan kekayaan alam tersebut menjadi bagian dari upaya membangun industri di dalam negeri sehingga nilai tambah dari sumber daya alam dapat memberikan manfaat bagi bangsa.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan pembangunan industri merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan bangsa atau nation building.
Menurut Presiden, keberhasilan yang dicapai saat ini tidak terlepas dari pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya.
Presiden juga menyampaikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah mengambil langkah-langkah pembangunan.
"Nation building adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Nation building is a long march," ujar Prabowo.
Kepala Negara menegaskan pembangunan dan pengelolaan kekayaan alam harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab untuk menghadapi masa depan serta kepentingan generasi berikutnya.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dalam pengembangan industri, termasuk keselamatan serta kualitas air dan udara, dan memastikan pengelolaan limbah dilakukan dengan baik.
"Masa depan kita kita hadapi dengan baik dengan penuh rasa tanggung jawab untuk anak dan cucu kita," kata Presiden.
Peluncuran tersebut ditandai penekanan sirine oleh Presiden, didampingi Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, dan pimpinan perusahaan terkait proyek tersebut.
Empat proyek yang memasuki tahap komersial adalah Blue Sparking Energy, REPT Battero Indonesia, Pioneer Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing.
Presiden juga mencanangkan peletakan batu pertama (groundbreaking) tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP, yakni Guangqing Nickel Cobalt, Eno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flat Solar Energy Indonesia, dan Guangqing Motor Indonesia.
Total nilai investasi proyek yang diluncurkan mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pementasan Gamelan Kuno Semar Pegulingan di Panggung PKB 2026
-
Rayakan HUT RI, Ada Promo Spesial dan Mooncake Eksklusif di Hotel Borobudur Jakarta
-
Bapanas Jamin Pasokan Beras Tetap Terjaga
-
Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Mulai 2027, Ini Tujuannya
-
Wali Kota Surabaya Turun Langsung Telusuri Dugaan Pungli PKL saat Car Free Day
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.