Lineker Minta Manchester City Terima Hukuman demi Kebaikan Sepak Bola

Kamis, 08 Okt 2026, 07:00 WIB

London – Gary Lineker meminta Manchester City untuk "menerima hukuman apa pun" yang dijatuhkan kepada klub tersebut demi kebaikan sepak bola, setelah City dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Liga Premier Inggris.

Komisi independen pekan lalu menyatakan bahwa Manchester City membuat kontrak "palsu" dengan sejumlah mitra komersial untuk meningkatkan pendapatan secara artifisial dan mengurangi biaya selama periode sembilan musim, yakni antara 2009 hingga 2018.

Ket. Foto: Mantan kapten timnas Inggris Gary Lineker mengatakan dirinya tidak akan terkejut jika sejumlah trofi Manchester City dicabut. — Sumber: AFP

Juara Inggris 10 kali itu, yang hingga kini tetap membantah melakukan pelanggaran, pada Jumat mengonfirmasi telah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Belum ada sanksi yang diputuskan, tetapi City berpotensi menghadapi pengurangan poin dalam jumlah besar, denda, atau bahkan dikeluarkan dari Liga Premier.

"Jelas, ini terlihat sangat buruk bagi Manchester City dan juga buruk bagi sepak bola," kata mantan kapten timnas Inggris Lineker pada Rabu (7/10) dalam Leaders Week London 2026 yang digelar di Stadion Stamford Bridge, markas Chelsea.

"Ketika mereka berbicara tentang 'teori konspirasi Liga Premier', Anda pasti berpikir, 'Ini sebenarnya adalah hal terakhir di dunia yang diinginkan Liga Premier'."

"Jadi, saya ingin melihat Man City mengakuinya sekarang dan mengatakan, 'Oke, kami melakukan kesalahan, tetapi demi kebaikan sepak bola, kami akan menerimanya dan menerima hukuman apa pun yang diberikan kepada kami, lalu kami akan melanjutkan'."

"Hal itu akan menjadi berkah dan sedikit menyelamatkan muka mereka saat ini, meskipun sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi."

Ketika ditanya apakah City seharusnya dicabut dari tiga gelar Liga Premier yang mereka menangi selama periode yang dipermasalahkan, Lineker yang kini berusia 65 tahun mengatakan dirinya tidak akan terkejut jika keputusan tersebut mengarah ke sana.

"Saya tidak akan terkejut jika masalah ini mengarah ke sana. Tetapi siapa yang akan dirugikan? Para pemain dan para penggemar," katanya.

Kyle Walker, yang menghabiskan delapan tahun bersama City dan meraih berbagai trofi sebelum meninggalkan klub pada 2025, mengatakan para pemain akan selalu memiliki kenangan atas pencapaian mereka, "apa pun yang terjadi".

Bek kanan Burnley itu, saat berbicara kepada Talksport, mengatakan bahwa para pemain sebenarnya tidak ingin membahas persoalan tersebut karena mereka ingin pencapaian meraih trofi tetap dipandang sebagai kemenangan yang diraih dengan cara yang benar.

"Ini sangat sulit karena kami telah bekerja sangat keras untuk meraihnya, dan bukan hanya kami. Saya melihat para penggemar yang bepergian ke seluruh negeri, bahkan ke luar negeri menuju Istanbul ketika kami meraih treble, dan mereka juga berhak mendapatkan malam itu," ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.