Telkom Bantu Pulihkan Pendidikan Pascabencana di Nusa Tenggara Timur

Rabu, 07 Okt 2026, 16:10 WIB

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat dukungan terhadap pemulihan masyarakat pascabencana melalui sektor pendidikan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu menciptakan kembali lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif bagi anak-anak yang terdampak gempa.

Program tersebut dilaksanakan di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, Kabupaten Manggarai, dengan melibatkan guru dan siswa dalam berbagai kegiatan pemulihan. Telkom memberikan penguatan kapasitas kepada 30 guru melalui Training of Trainers (ToT) sekaligus menghadirkan pendampingan bagi 150 siswa.

Ket. Foto: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat dukungan terhadap pemulihan masyarakat pascabencana melalui sektor pendidikan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu menciptakan kembali lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif bagi anak-anak yang terdampak gempa. — Sumber: Telkom

Pelatihan bagi para guru tidak hanya berfokus pada kemampuan mendampingi proses pembelajaran setelah bencana. Guru juga dibekali pemahaman untuk mengenali dan merespons kondisi emosional siswa serta menjaga kondisi emosional mereka sendiri selama proses pemulihan.

Sementara itu, pendampingan terhadap 150 siswa dilakukan melalui berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu anak kembali berinteraksi dan membangun semangat belajar. Kegiatan dikemas melalui permainan, interaksi kelompok, aktivitas kreatif, serta pengenalan teknologi digital dalam suasana yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan anak pascabencana.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto mengatakan, pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang menyeluruh, termasuk memastikan guru memiliki kapasitas yang memadai. Menurutnya, anak-anak juga membutuhkan ruang yang aman untuk membantu memulihkan kondisi emosional sekaligus kembali mengikuti proses belajar.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, Telkom tidak hanya menghadirkan dukungan teknologi, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang relevan bagi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta dukungan fasilitas pembelajaran dan konektivitas, kami berharap dapat membantu sekolah dan anak-anak di Manggarai bangkit dan kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik," ujar Hery.

Untuk mendukung keberlanjutan proses pembelajaran, Telkom turut menyediakan sejumlah fasilitas bagi sekolah dan siswa terdampak. Dukungan tersebut terdiri atas dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, serta 150 Healing Kits.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sekolah tetap menyediakan ruang belajar yang kondusif selama proses pemulihan berlangsung. Kehadiran perangkat dan konektivitas juga memberikan sarana bagi siswa untuk kembali belajar dan melakukan berbagai aktivitas bersama.

Dukungan pemulihan pendidikan di Manggarai merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom. Program tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Telkom menilai keberlanjutan pendidikan setelah bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, anak-anak di wilayah terdampak diharapkan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkembang meskipun berada dalam situasi pemulihan pascabencana.

Upaya pendampingan terhadap guru dan siswa juga menjadi bagian dari proses membangun kembali lingkungan pendidikan setelah bencana. Selain memastikan kegiatan belajar dapat berjalan, dukungan tersebut turut memperhatikan kebutuhan emosional anak dan tenaga pendidik yang menjadi bagian penting dalam proses pemulihan sekolah.

Melalui semangat "Bersama Jadi Bisa", Telkom menyatakan akan terus menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana agar aktivitas belajar dapat kembali berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.