Polisi Italia Awasi 22 Suporter Ultras Usai Kerusuhan Derby Torino kontra Juventus
Rabu, 07 Okt 2026, 00:05 WIBMILAN â Kepolisian Italia menjatuhkan perintah pengawasan terhadap 22 suporter garis keras sebagai bagian dari penyelidikan kerusuhan yang terjadi menjelang derby Torino melawan Juventus pada bulan Mei lalu.
Ke-22 suporter tersebut merupakan anggota kelompok ultras Juventus dan Torino yang terlibat bentrokan di luar Stadion Olimpico Grande Torino, Turin, pada 24 Mei, hari terakhir musim Serie A 2025-26.
Menurut pernyataan kepolisian pada hari Selasa (6/10), para suporter tersebut diduga melempar botol, batu, dan benda-benda peledak dalam kerusuhan yang juga menyebabkan terjadinya aksi kekerasan antarkelompok.
Sembilan polisi terluka ketika berusaha memisahkan kelompok suporter rival tersebut. Sementara itu, seorang suporter Juventus berusia 36 tahun mengalami cedera serius di bagian kepala setelah terkena tabung gas air mata yang ditembakkan saat kerusuhan berlangsung.
Langkah pencegahan terhadap 22 ultras tersebut diberlakukan melalui koordinasi kepolisian di sejumlah kota di Italia utara.
Mereka dilarang berada di wilayah Turin dan diwajibkan melapor secara rutin kepada otoritas setempat.
Selain 22 orang tersebut, 20 suporter lainnya yang diduga terlibat dalam bentrokan juga telah dijatuhi larangan memasuki stadion.
Kerusuhan tersebut terjadi sebelum pertandingan derby Turin yang mempertemukan dua rival sekota, Torino dan Juventus. Laga yang berlangsung pada 24 Mei itu akhirnya tetap digelar dan berakhir dengan skor 2-2.
Bentrokan antarsuporter menjadi persoalan serius bagi otoritas Italia, terutama dalam pertandingan yang melibatkan kelompok ultras dari klub-klub dengan rivalitas panjang.
Pertemuan Torino dan Juventus akan kembali tersaji pada musim ini. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Allianz Stadium, markas Juventus, pada 6 Januari.
Pertandingan tersebut bertepatan dengan hari libur nasional di Italia sehingga berpotensi menjadi laga dengan perhatian besar, baik dari publik maupun aparat keamanan.
Dengan adanya sanksi terhadap puluhan suporter yang diduga terlibat dalam kerusuhan sebelumnya, pengamanan derby berikutnya diperkirakan akan menjadi perhatian utama kepolisian Italia.
Berita Terkait:
-
Crane Pasak Bumi Terguling di Bundaran Satelit Surabaya, Timpa PJU HR Muhammad
-
Padamkan Karhutla di Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045 Kerahkan 690 Prajurit
-
Uji Coba Terbatas LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Dimulai Hari Ini, Catat Jadwal & Alur Pendaftarannya!
-
Pemkot Jakarta Pusat Dorong Persis Perkuat Peran Bangun Masyarakat Religius dan Harmonis
-
Hasil Liga Spanyol: Atletico Madrid Permalukan Sevilla 3-1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.