Alcaraz Juara Japan Open, Raih Gelar Pertama Usai Pulih dari Cedera
Rabu, 07 Okt 2026, 00:08 WIBTOKYO â Carlos Alcaraz akhirnya kembali mengangkat trofi setelah melewati masa pemulihan cedera selama empat bulan. Petenis Spanyol itu menjuarai Japan Open 2026 setelah mengalahkan Jiri Lehecka 7-6 (7-4), 6-4 pada laga final di Tokyo, Selasa (6/10).
Sebagai unggulan teratas sekaligus juara bertahan, Alcaraz harus bekerja keras menghadapi perlawanan petenis Ceko yang menempati peringkat ke-19 dunia tersebut. Namun, kemenangan itu mengantarkan Alcaraz meraih gelar pertamanya sejak menjuarai Qatar Open pada Februari lalu.
Ini merupakan turnamen ketiga Alcaraz sejak kembali berkompetisi setelah mengalami cedera pergelangan tangan. Sebelumnya, petenis peringkat ketiga dunia itu mencapai perempat final US Open dan tampil di Laver Cup.
Gelar Japan Open menjadi trofi ketiga Alcaraz sepanjang tahun ini setelah Australian Open. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gelar ke-27 sepanjang kariernya.
Menariknya, beberapa jam sebelum final Alcaraz berlangsung, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner mengumumkan keputusan mengakhiri musim lebih awal karena masih mengalami masalah pada lututnya.
Alcaraz memasuki final dengan keunggulan 3-1 dalam rekor pertemuan melawan Lehecka. Di sisi lain, petenis Ceko itu memburu gelar pertamanya pada musim ini.
Lehecka langsung menunjukkan keberanian sejak awal pertandingan. Ia mematahkan servis Alcaraz pada gim pertama dan membuat unggulan teratas tersebut kesulitan menemukan ritmenya.
Alcaraz kemudian bangkit. Petenis Spanyol itu berhasil melakukan break untuk menyamakan kedudukan setelah melalui pertarungan panjang di pertengahan set pertama.
Pada gim berikutnya, Alcaraz mulai menunjukkan permainan agresif dengan kombinasi pukulan keras yang membuat Lehecka berada di bawah tekanan.
Namun, Lehecka bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Ia terus memberikan perlawanan dan memaksa set pertama ditentukan melalui tie-break.
Alcaraz akhirnya mampu mengamankan set pembuka setelah menampilkan dua drop shot spektakuler pada momen-momen penting. Ia menang 7-4 dalam tie-break.
Set kedua berlangsung tak kalah ketat. Lehecka terus membuat Alcaraz bekerja keras, tetapi juara bertahan akhirnya mendapatkan break di pertengahan set.
Setelah unggul, Alcaraz tampil lebih tenang dan tidak melakukan kesalahan berarti hingga akhirnya mengunci kemenangan dalam dua set.
Trofi Japan Open menjadi modal penting bagi Alcaraz sebelum menghadapi agenda berikutnya. Ia dijadwalkan langsung tampil di Shanghai Masters yang dimulai Rabu.
Tahun lalu, Alcaraz juga tampil sebagai juara di Tokyo. Namun, ia kemudian memutuskan mundur dari Shanghai Masters pada menit-menit terakhir setelah mengeluhkan masalah fisik.
Saat itu, Alcaraz juga melontarkan kritik terhadap padatnya jadwal tenis profesional yang dinilainya terlalu membebani para pemain.
Kini, setelah kembali dari cedera dan sukses mempertahankan gelar di Tokyo, Alcaraz memiliki momentum positif untuk melanjutkan perburuan gelar hingga penghujung musim.
Kemenangan atas Lehecka juga mempertegas bahwa Alcaraz mulai menemukan kembali performa terbaiknya setelah harus menepi selama empat bulan akibat cedera.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
-
Peluang Melemah Terbuka - 17 September 2026
-
Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Indonesia Bidik Posisi sebagai Pusat Uji Klinik Global
-
Kemenhut Bentuk Tim Khusus Selidiki Dugaan Pidana Karhutla Bromo
-
Daftar Jalan dan Ikon Jakarta yang Gelap Dampak Pemadaman Lampu Sabtu Besok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.