Survei LKPI Ungkap 22,5 Persen Warga Belum Tentukan Pilihan Parpol untuk Pemilu 2029
Selasa, 06 Okt 2026, 05:01 WIBJakarta â Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) mengungkapkan pilihan masyarakat terhadap partai politik menjelang Pemilu 2029 masih beragam. Bahkan, sebanyak 22,5 persen responden belum menentukan pilihan.
"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," kata Peneliti LKPI Irwan Ardiansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10).
Menurut Irwan, angka tersebut menunjukkan masih terdapat proporsi responden yang cukup besar yang belum menentukan pilihan ketika ditanya mengenai partai politik yang akan dipilih pada Pemilu 2029.
Berdasarkan hasil survei LKPI, Partai Gerindra menempati posisi teratas dengan elektabilitas 17,3 persen. Selanjutnya, PDI Perjuangan memperoleh 16,8 persen dan Partai NasDem sebesar 7,3 persen.
Kemudian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh elektabilitas 6,2 persen, Partai Golkar 6,1 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,5 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 4,3 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 4,3 persen, dan Partai Demokrat 4,1 persen.
Sementara itu, kelompok partai lainnya yang dalam survei disebut sebagai gabungan partai di luar parlemen memperoleh elektabilitas sebesar 5,6 persen.
Survei LKPI dilaksanakan pada 8â20 September 2026 dengan melibatkan 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen.
Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dan panggilan telepon yang dipandu langsung oleh pewawancara.
Wawancara melalui telepon dilakukan terhadap nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak. Tingkat kontak melalui telepon seluler tercatat 35 persen dengan tingkat respons 33,1 persen.
Sementara itu, wawancara tatap muka mencapai 64,4 persen dengan tingkat respons sebesar 58,3 persen.
Survei Poltracking
Sebelumnya, Partai Gerindra juga menjadi partai politik dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan survei nasional Poltracking Indonesia, yakni sebesar 23,2 persen.
"Pada simulasi surat suara 18 partai politik, Partai Gerindra memperoleh elektabilitas 23,2 persen," kata Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alvetro di Jakarta.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 23,2 persen, diikuti PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen dan Partai Golkar 10,4 persen.
Selanjutnya, PKB memperoleh elektabilitas 6,2 persen, Partai Demokrat 6,1 persen, Partai NasDem 4,4 persen, PAN 3,4 persen, PKS 3,3 persen, PSI 2,3 persen, dan PPP 1,9 persen.
Sementara itu, partai politik lainnya dalam simulasi tersebut memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen.
Survei nasional tatap muka Poltracking Indonesia bertajuk "Membaca Peta Elektoral & Dinamika Partai Politik" dilaksanakan pada 14â20 Agustus 2026.
- pemilu 2029
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mengandung Kekerasan Berdarah, Adegan Mengerikan, dan Bahasa Kasar, 'Clayface' DCU dapat Rating R
-
Jalan Akses Tol Jakarta–Cikampek Mulai Direkonstruksi Pemerintah Kabupaten Karawang
-
Densus 88 Tangkap Perekrut Anak untuk Terorisme Pro-ISIS
-
Persebaya Bertemu Persib Bandung di Final Piala Presiden 2026
-
Menteri PPPA Kecam Orang Tua Tawarkan Bayi di Medsos, Tegaskan Anak Bukan Komoditas
-
DPD RI Dorong Regulasi Baru Pemilu 2029 Usai Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu
-
Pengunjuk Rasa dari PWNU DKI Kibarkan Bendera Hijau di Gedung Trans7
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.