Gubernur Pramono Dorong Jakarta Matangkan Persiapan PON Pantai dan PON 2028

Selasa, 06 Okt 2026, 16:30 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong pematangan persiapan Jakarta menghadapi PON Pantai 2026 dan PON XXII 2028. Hal tersebut disampaikan saat membuka Gathering Persiapan Pelaksanaan PON Pantai 2026 dan PON XXII 2028 yang digelar KONI Provinsi DKI Jakarta di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan bertajuk "Bergerak untuk Jakarta Juara" tersebut menjadi momentum untuk memantapkan kesiapan Jakarta sebagai kota penyangga PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain kesiapan penyelenggaraan, kegiatan itu juga diarahkan untuk mempersiapkan kontingen DKI Jakarta agar mampu meraih prestasi terbaik.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong pematangan persiapan Jakarta menghadapi PON Pantai 2026 dan PON XXII 2028. Hal tersebut disampaikan saat membuka Gathering Persiapan Pelaksanaan PON Pantai 2026 dan PON XXII 2028 yang digelar KONI Provinsi DKI Jakarta di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Pramono mengatakan penetapan Jakarta sebagai kota penyangga PON XXII 2028 merupakan amanat strategis dari pemerintah pusat. Jakarta nantinya akan mengoptimalkan berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional yang telah tersedia untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.

"Jakarta telah ditetapkan sebagai penyelenggara penyangga PON XXII 2028. Karena tidak dibangun fasilitas baru, saya yakin akan banyak pertandingan yang dilaksanakan di Jakarta," ujar Pramono.

Menurut Pramono, persiapan menuju PON XXII 2028 harus dilakukan secara terukur, terutama pada cabang olahraga yang memiliki potensi besar menyumbangkan medali. Pembinaan atlet juga perlu diperkuat sejak dini agar target prestasi yang telah ditetapkan dapat dicapai.

Pramono menegaskan keberhasilan Jakarta dalam penyelenggaraan PON tidak hanya bergantung pada capaian atlet. Kesiapan pelaksanaan pertandingan secara profesional juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak jauh hari.

"Untuk itu, kami akan mempersiapkan dua hal, yaitu yang berkaitan dengan pelaksanaannya dan prestasinya, agar keduanya dapat dipersiapkan dengan baik," tandasnya.

Sebelum menjadi kota penyangga PON XXII 2028, Jakarta akan lebih dulu menjadi tuan rumah PON Pantai 2026. Ajang olahraga tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Ancol pada November 2026 dan akan mempertandingkan 11 cabang olahraga.

PON Pantai 2026 dinilai dapat menjadi momentum bagi Jakarta untuk menguji kesiapan penyelenggaraan sekaligus memetakan kekuatan atlet DKI Jakarta. Ajang tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari persiapan menuju target prestasi yang lebih besar pada PON XXII 2028.

"PON Pantai 2026 saya harap betul menjadi uji coba bagi kita untuk mempersiapkan diri menjadi juara umum pada tahun 2028," tutur Pramono.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Hidayat Humaid mengatakan atlet-atlet Jakarta selama ini telah memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional. Ia menyebut kontribusi tersebut menjadi modal yang perlu terus diperkuat dalam menghadapi berbagai ajang olahraga mendatang.

"Dari lima medali emas yang diperoleh Indonesia pada Asian Games, dua di antaranya diraih atlet DKI Jakarta atau menyumbang sekitar 45 persen dari raihan emas nasional," ungkap Hidayat.

Hidayat menilai keberhasilan PON Pantai 2026 dan PON XXII 2028 membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak. Dukungan tersebut mencakup kesiapan infrastruktur hingga pembinaan dan pelatihan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, KONI DKI Jakarta terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem olahraga yang semakin baik di Jakarta. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu kontingen DKI Jakarta mempersiapkan diri secara maksimal sekaligus mendukung target menjadi juara umum.

"Tugas besar ini tidak mungkin dipikul sendirian oleh pemerintah. Oleh karena itu, kami membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan BUMN, BUMD, dan dunia usaha untuk membawa Jakarta menjadi juara umum," tutupnya.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak sekarang, Jakarta tidak hanya dituntut siap dari sisi penyelenggaraan sebagai kota penyangga PON XXII 2028. Pembinaan dan pemetaan kekuatan atlet juga menjadi perhatian agar target prestasi dapat berjalan beriringan dengan kesiapan fasilitas serta pelaksanaan pertandingan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.