Program Cek Kesehatan Gratis di Kalimantan Barat Sudah Mencapai 970.009 Orang
Senin, 05 Okt 2026, 14:52 WIBPONTIANAK â Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menjangkau 970.009 orang atau 16,7 persen dari target 5.812.914 orang hingga 11 September 2026.
"Capaian tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mengejar target pelaksanaan CKG pada 2026. Target CKG tahun ini ditetapkan sebanyak 2.673.940 orang atau 46 persen dari sasaran yang ditetapkan," ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalbar, Triyanto, di Pontianak, Senin (05/10).
Ia mengatakan bahwa program CKG perlu terus didorong melalui penguatan layanan dan perluasan akses agar capaian dapat semakin meningkat. Percepatan layanan tersebut penting agar target CKG di Kalimantan Barat pada 2026 dapat mendekati sasaran yang ditetapkan.
Kabupaten Sambas menjadi daerah dengan persentase capaian tertinggi, yakni 35,7 persen dengan jumlah peserta 237.651 orang. Selanjutnya, Kabupaten Ketapang mencapai 27,9 persen atau 170.749 orang, Kabupaten Kubu Raya 19 persen atau 127.252 orang, dan Kota Singkawang 19,4 persen dengan 49.609 orang.
Kabupaten Landak mencatat capaian 16,5 persen atau 70.583 orang, Kabupaten Mempawah 16,2 persen atau 52.451 orang, serta Kabupaten Bengkayang 15,1 persen dengan 47.033 orang.
Sementara itu, Kabupaten Sekadau sebesar 13,4 persen atau 30.450 orang, Kabupaten Kapuas Hulu 10,8 persen atau 29.375 orang, Kota Pontianak 8,2 persen atau 56.650 orang, Kabupaten Melawi 7,9 persen atau 19.769 orang, Kabupaten Sanggau 6,7 persen atau 34.793 orang, dan Kabupaten Sintang 4,4 persen atau 20.056 orang.
Triyanto mengatakan percepatan CKG dapat dilakukan melalui sejumlah strategi, termasuk penyelesaian tunggakan data atau data entry dengan pendampingan ke puskesmas.
Selain itu, layanan CKG dapat diperluas ke tempat kerja, kantor pemerintah, perkebunan, perusahaan, pasar, dan pusat komunitas, termasuk mengoptimalkan pelayanan pada akhir pekan.
Penguatan kampanye dan edukasi kepada masyarakat juga diperlukan, disertai integrasi layanan melalui Posyandu dan PAUD, khususnya bagi bayi dan balita.
"Perlu juga pendekatan layanan melalui mobile screening, layanan CKG massal di sekolah, serta penetapan target mingguan berbasis wilayah atau coverage area bagi setiap puskesmas," kata dia.
- pemprov kalbar
- Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.