Anteraja Modernisasi Teknologi Operasional Hadapi Lonjakan Pengiriman
Senin, 05 Okt 2026, 14:05 WIBJAKARTA - Anteraja terus memodernisasi teknologi operasional jaringan logistiknya di Indonesia dengan memanfaatkan platform OutSystems sejak 2022. Langkah ini dilakukan untuk memperbarui sistem lama sekaligus mendukung kelancaran operasional, terutama ketika terjadi lonjakan volume pengiriman pada periode peak-season.
Lonjakan pengiriman kerap terjadi saat kampanye belanja online seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Kondisi tersebut membuat perusahaan logistik perlu memiliki akses data yang cepat dan sistem perencanaan sumber daya yang mampu mengikuti peningkatan permintaan.
Pertumbuhan pasar logistik e-commerce Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan modernisasi teknologi. Pasar tersebut diproyeksikan mencapai USD 8,71 miliar pada 2031, sehingga penyedia layanan logistik perlu memastikan sistem operasional dapat berkembang secara efisien.
"Penggunaan platform OutSystems menjadi salah satu langkah kami untuk memodernisasi aplikasi yang semakin kompleks dan sulit dikelola, sekaligus membantu tim bekerja dengan lebih efisien," ujar Head of Enterprise Application Development Anteraja Yogie Lesmana.
Menurut Yogie, kecepatan pengembangan aplikasi tetap perlu didukung fondasi arsitektur yang kuat dan praktik engineering yang baik. Kolaborasi antara tim teknologi dan bisnis juga dinilai penting agar pengembangan aplikasi tetap sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Salah satu aplikasi yang dikembangkan Anteraja menggunakan OutSystems adalah AWARE. Aplikasi tersebut mengintegrasikan 199 laporan dari berbagai sistem perusahaan ke dalam satu dashboard manajemen sehingga tim operasional dapat mengakses informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai laporan melalui satu platform terpusat.
Anteraja juga mengembangkan DataG untuk memperkuat kemampuan pengembangan internal sekaligus menekan biaya perangkat lunak. Aplikasi manajemen API tersebut dikembangkan untuk menggantikan solusi pihak ketiga yang sebelumnya membutuhkan biaya lisensi tahunan.
Berdasarkan hasil pengujian performa, DataG mampu memberikan kapabilitas yang sebanding dengan solusi sebelumnya. Dengan demikian, Anteraja dapat menghentikan penggunaan perangkat lunak tersebut tanpa mempengaruhi kinerja operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap solusi eksternal.
Modernisasi teknologi juga diterapkan dalam perencanaan tenaga kerja dan akses layanan internal. Aplikasi forecasting membantu tim memperkirakan volume pengiriman, menghitung kebutuhan tenaga kerja, serta mengalokasikan sumber daya sebelum menghadapi periode dengan volume pengiriman tinggi seperti Harbolnas dan kampanye musiman lainnya.
Sementara itu, Employee Hub dikembangkan untuk memberikan akses yang lebih mudah dan konsisten terhadap informasi serta layanan internal bagi karyawan Anteraja. Aplikasi berbasis mobile tersebut mendukung kebutuhan karyawan di berbagai bagian operasional perusahaan.
"Pengalaman Anteraja menunjukkan bagaimana pendekatan berbasis platform dapat mendukung proses modernisasi secara praktis," ujar Regional Vice President for Southeast Asia (SEA) and Greater China OutSystems Arnold Consengco.
Menurut Arnold, integrasi berbagai aplikasi penting dalam satu fondasi terpadu dapat membantu perusahaan merespons kebutuhan bisnis dengan lebih cepat. Fondasi tersebut juga membuka peluang bagi perusahaan untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI yang terkelola dan sistem agentik seiring berkembangnya kebutuhan bisnis.
Anteraja kini mulai mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas developer dan efisiensi operasional. Langkah awal dilakukan melalui evaluasi berbagai tools pengembangan berbantuan AI serta diskusi bersama OutSystems mengenai potensi penerapan AI agentik.
"AI merupakan arah penting bagi Anteraja, tetapi kami ingin memulainya dari kebutuhan bisnis yang jelas," kata Yogie. Ia menegaskan penerapan AI akan diarahkan pada kebutuhan praktis yang dapat membantu tim bekerja lebih efektif sekaligus memberikan nilai bagi operasional bisnis.
"Tentang fokus kami adalah pada penerapan yang praktis dan dapat membantu tim bekerja lebih efektif sekaligus mendukung operasional bisnis. OutSystems telah menjadi mitra teknologi penting dalam memodernisasi sistem internal kami, dan kami ingin terus membangun fondasi tersebut sambil mengevaluasi area di mana AI dapat memberikan nilai nyata bagi bisnis," ujar Yogie.
- Teknologi
- Logistik
- Harbolnas
- anteraja
- E-Commerce
- Digitalisasi
- OutSystems
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Anak Anda Alami Keracunan Makanan? Ini Pertolongan Pertama yang bisa Dilakukan!
-
Digitalisasi ekonomi melalui program gemati pasar
-
Apalagi Ini Virus West Nile, Sudah Menewaskan Tiga Orang, Waspada!
-
Virgo Transport 8 Dihantam Ombak, 128 Orang Masih Dicari
-
ADB Kucurkan 650 Juta Dolar AS, Fiskal RI Dapat Suntikan Segar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.