Alcaraz Atasi Masalah Servis, Singkirkan Michelsen di Babak Pertama Japan Open

Jumat, 02 Okt 2026, 00:35 WIB

TOKYO – Carlos Alcaraz sempat mengalami masalah kecil dengan servis barunya. Namun, petenis Spanyol itu mampu mengatasinya untuk mengalahkan petenis Amerika Serikat, Alex Michelsen, 7-6(1), 4-6, 6-1 pada babak pertama Japan Open, Kamis (1/10).

Kemenangan tersebut menjaga langkah Alcaraz dalam upayanya mempertahankan gelar Japan Open. Sementara itu, sejumlah unggulan justru harus tersingkir lebih awal dari turnamen ATP 500 tersebut.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz. — Sumber: ATP

Alcaraz harus menyelamatkan tiga set point sebelum merebut set pertama melalui tiebreak dengan penampilan dominan. Namun, petenis berusia 23 tahun itu masih terus bereksperimen dengan gerakan servis barunya yang dibuat lebih cepat.

Perubahan tersebut sempat membuat permainan Alcaraz tidak stabil. Ia dua kali kehilangan servis pada awal set kedua dan harus bekerja keras untuk kembali mengendalikan pertandingan.

Juara tujuh Grand Slam itu kemudian bangkit dan sempat berada di posisi yang lebih menguntungkan. Namun, sebuah double fault pada gim ketujuh memberikan kesempatan kepada Michelsen untuk kembali ke pertandingan.

Petenis Amerika berusia 22 tahun tersebut memanfaatkannya dengan baik. Michelsen tetap tenang dalam pertarungan ketat di penghujung set kedua. Sebuah bola yang mengenai net dan jatuh menjadi winner bahkan membuat Alcaraz yang berada di garis belakang tak mampu mengejar.

Michelsen akhirnya merebut set kedua dan memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Namun, Alcaraz langsung menunjukkan kualitasnya pada set ketiga. Dua poin spektakuler membantunya unggul 2-0 dan menjadi momentum bagi unggulan pertama tersebut untuk mengunci kemenangan dengan relatif nyaman.

"Saya merasakan sesuatu yang berbeda. Bola terasa lebih cepat datang. Lapangannya juga sedikit lebih lambat dibandingkan lapangan indoor, jadi saya benar-benar harus menyesuaikan diri," kata Alcaraz.

Hujan yang terus mengguyur Tokyo juga membuat persiapan Alcaraz terbatas. Sebelumnya, ia memimpin Tim Eropa meraih kemenangan atas Tim Dunia pada Laver Cup di lapangan indoor London akhir pekan lalu.

"Saya sedikit frustrasi karena tidak bisa memainkan permainan dan gaya saya, serta bermain agresif. Itu sulit, tetapi saya sangat senang bisa menerima situasi tersebut dan memahami bagaimana saya harus bermain untuk akhirnya meraih kemenangan," ujar Alcaraz.

Menurut Alcaraz, kemenangan tersebut penting untuk membangun kembali rasa percaya diri sekaligus memberinya gambaran mengenai pendekatan yang harus digunakan pada pertandingan berikutnya.

"Ini sangat penting untuk mendapatkan perasaan seperti ini sebelum babak berikutnya, untuk mengetahui apa yang harus saya lakukan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya," katanya.

Kemenangan Alcaraz menjadi salah satu dari sedikit kabar baik bagi para unggulan pada hari yang diwarnai sejumlah kejutan.

Unggulan ketiga Taylor Fritz tersingkir setelah dikalahkan petenis kualifikasi asal Spanyol, Jaume Munar, 6-7(7), 6-4, 6-3.

Unggulan keenam Casper Ruud juga harus mengakhiri kiprahnya setelah takluk 6-7(3), 6-3 dari Luciano Darderi. Sementara itu, unggulan ketujuh Tommy Paul secara mengejutkan dihentikan Alejandro Tabilo dengan skor telak 6-1, 6-2.

Mantan petenis nomor empat dunia, Holger Rune, yang tengah berusaha kembali ke performa terbaik setelah cedera Achilles, juga tersingkir. Rune kalah 3-6, 1-6 dari Kyrian Jacquet.

Alcaraz selanjutnya akan menghadapi petenis Italia, Matteo Arnaldi, pada babak berikutnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.