Penonton Asian Games Jadi Sorotan, Hanya 998 Orang Saksikan Jepang Vs Korea Selatan di Stadion 50.000 Kursi

Kamis, 01 Okt 2026, 00:08 WIB

NAGOYA, JEPANG – Jumlah penonton Asian Games 2026 kembali menjadi sorotan. Hanya 998 penonton yang hadir menyaksikan Jepang mengalahkan Korea Selatan pada semifinal sepak bola putri di stadion berkapasitas 50.000 orang, Rabu (30/9).

Pejabat penyelenggara mengakui bahwa jumlah penonton di sejumlah cabang olahraga masih mengecewakan, meski beberapa pertandingan lainnya mampu menarik massa dalam jumlah besar.

Ket. Foto: Ilustrasi tribun stadion kosong di Asian Games 2026. — Sumber: Asian Games 2026

Panitia penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya telah menghadapi pertanyaan mengenai penjualan tiket sejak upacara pembukaan pada tanggal 19 September. Ribuan kursi kosong terlihat di stadion saat seremoni tersebut berlangsung.

Ketika itu, penyelenggara menyebut ancaman topan menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat enggan datang. Kondisi cuaca kemudian kembali menjadi kendala setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu hingga Selasa pekan ini.

Di tengah situasi tersebut, sejumlah pertandingan tetap mampu menghadirkan penonton dalam jumlah cukup besar. Namun, beberapa arena lainnya justru kesulitan menarik minat penonton.

Pada semifinal sepak bola putri pertama yang berlangsung Selasa di stadion di Shizuoka, Korea Utara mengalahkan Tiongkok 2-0. Pertandingan yang digelar di stadion yang pernah menjadi salah satu venue Piala Dunia FIFA 2002 itu hanya disaksikan 564 penonton berdasarkan data resmi.

Beberapa jam kemudian, hujan masih turun ketika Jepang menghadapi Korea Selatan. Hanya 998 orang yang tercatat hadir menyaksikan kemenangan Jepang dengan skor 2-0.

Jepang akan menghadapi Korea Utara pada perebutan medali emas, Jumat, di stadion yang sama.

Kepala bidang tiket Asian Games, Takashi Yamazaki, mengakui penjualan tiket sejumlah pertandingan berjalan baik, tetapi beberapa cabang olahraga mengalami kesulitan.

“Untuk olahraga yang penjualannya berjalan baik, tingkat keterisiannya mencapai 80 persen, 90 persen, atau bahkan lebih,” kata Yamazaki kepada wartawan, Rabu.

Namun, ia mengakui kondisi berbeda terjadi pada cabang olahraga yang menggunakan stadion berkapasitas besar.

“Di sisi lain, venue besar untuk baseball dan sepak bola, serta atletik, sudah kesulitan sejak awal karena ukurannya,” ujarnya.

Yamazaki menjelaskan, penjualan tiket biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang sebuah pertandingan atau perlombaan digelar. Namun, kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir membuat tren tersebut tidak terjadi.

“Biasanya penjualan tiket melonjak pada periode akhir sebelum sebuah acara berlangsung,” katanya. “Tetapi seperti yang Anda ketahui, ada periode panjang dengan hujan dingin dan penjualan tiket terhenti.”

“Kami sebenarnya sudah mengalami kesulitan lebih besar dari yang diperkirakan, kemudian penjualan kembali terhenti. Itu sedikit mengecewakan,” tambah Yamazaki.

Penyelenggara Aichi-Nagoya pada Selasa menyatakan telah menjual lebih dari satu juta tiket untuk pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Namun, mereka juga mengakui belum puas dengan tingkat kehadiran penonton. Nomor lari 100 meter putra dan putri, yang menjadi salah satu nomor paling bergengsi dalam atletik, digelar Jumat di hadapan ribuan kursi kosong.

Situasi tersebut membuat persoalan antusiasme penonton menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan Asian Games kali ini, terutama untuk pertandingan yang digelar di venue berkapasitas besar.

  • Asian Games 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.