Bandara Bali Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Rabu, 30 Sep 2026, 23:42 WIBDENPASAR -- Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatatkan layanan impresif dengan mengantar 15,5 juta penumpang selama periode delapan bulan tahun ini.
âBandara I Gusti Ngurah Rai mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026 yang terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik,â kata General Manager Bandara l I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati.
Nugroho Jati dalam keterangan resmi di Denpasar, Rabu menyebut untuk pelayanan pesawat udara hingga bulan Agustus mencapai 94 ribu pergerakan pesawat, dengan rincian 52 ribu pergerakan pesawat internasional dan 42 ribu pergerakan pesawat domestik.
Menurutnya, jumlah pelayanan tersebut menunjukkan bahwa Pulau Bali masih menjadi salah satu tujuan wisata yang populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
âDengan terdapat kurang lebih 64 ribu pergerakan penumpang per hari, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan sepenuh hati kepada seluruh pengguna jasa bandara,â ucap Nugroho Jati.
Lebih rinci, pada periode Januari hingga Agustus, Singapura (SIN) menjadi rute internasional dengan pergerakan penumpang tertinggi mencapai 1,7 juta penumpang atau mencakup 18 persen dari total keseluruhan, disusul Kuala Lumpur (KUL) 1 juta penumpang, Perth (PER) 794 ribu penumpang, Melbourne (MEL) 731 ribu penumpang, serta Sydney (SYD) 574 ribu penumpang.
Sementara untuk rute domestik, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK) menjadi destinasi terbanyak dengan 2,5 juta penumpang atau 45 persen dari total domestik, diikuti Surabaya (SUB) 865 ribu penumpang, Labuan Bajo (LBJ) 383 ribu penumpang, Lombok Praya (LOP) 308 ribu penumpang, serta Makassar (UPG) 296 ribu penumpang.
Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai turut mengumpulkan data Kantor Imigrasi Ngurah Rai, dimana sepanjang Januari hingga Agustus 2026 sebanyak 4,7 juta wisatawan mancanegara tercatat tiba di Bali, yang didominasi oleh paspor Australia sebanyak 1,1 juta orang, China 418 ribu orang, India 363 ribu orang, Britania Raya 206 ribu orang, serta Korea Selatan 203 ribu orang.
âHingga akhir Agustus, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sebanyak 65 rute, yang terbagi menjadi 41 rute internasional yang dilayani 44 maskapai, dan 24 rute domestik dengan dilayani 11 maskapai,â ujar Nugroho Jati.
Ke depannya, ia menargetkan adanya penguatan konektivitas udara melalui pembukaan rute baru, penambahan maskapai, maupun penambahan frekuensi penerbangan demi memperluas opsi bagi pengguna jasa.
Dengan tingginya pergerakan penumpang hingga Agustus 2026, Nugroho Jati memastikan fasilitas bandara terus diperkuat, termasuk melalui pengoperasian Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik sejak 17 Agustus lalu untuk meningkatkan efisiensi waktu dan proses perpindahan antar terminal.
âKemudahan yang hadir dari operasional jembatan penghubung ini berpotensi untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub penerbangan domestik maupun internasional dengan proses yang semakin seamless,â kata Nugroho.
Pihak bandara Bali Selatan itu memastikan kesiapan operasional akan terus dijaga secara konsisten guna mendukung konektivitas pariwisata daerah sekaligus menunjang mobilitas wisatawan serta masyarakat luas secara berkelanjutan.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Langit Inggris Chaos Murni Kerusakan Sistem Otomatis, Otoritas Bantah Isu Serangan Siber
-
Prambanan Shiva Festival Diharapkan Pacu Daya Tarik Wisata Religi
-
Berikut Pembaruan iOS 26 yang Hadirkan Desain Baru dan Fitur Canggih untuk iPhone
-
Telkomsel dan WeTV Menghadirkan Kejutan Bagi Pelanggan Setia.
-
Voli Antiklimak di SEA V Cup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.