Okupansi Hotel-hotel Naik Selama Tradisi “Ruwat Bumi”

Selasa, 29 Sep 2026, 01:15 WIB

TANGERANG – Masyarakat Kota Tangerang baru saja menyelenggarakan tradisi “ruwat bumi.” Kegiatan ini berdampak meningkatkan angka hunian hotel-hotel di Tangerang. “Tradisi Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Sijet Tjien Thien Ta Sen Bio Vihara Dhamma Budhi Bhakti ke-43 meningkatkan tingkat okupansi sejumlah hotel Tangerang,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, Senin (28/9).

Dia mengatakan banyak wisatawan dari berbagai daerah sengaja datang untuk menyaksikan tradisi tujuh tahunan tersebut. “Mereka menginap di hotel-hotel sekitar lokasi acara. Dampak kegiatan budaya ini sangat besar bagi okupansi hotel di Kota Tangerang, meningkat 50 persen,” ujarnya.

Ket. Foto: Kegiatan “Kirab Budaya & Ruwat Bumi” di Kota Tangerang tahun 2025 lalu. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Boyke juga mengungkapkan, peningkatan tersebut karena adanya kerja sama manajemen hotel dengan Vihara Dhamma Budhi Bhakti Kota Tangerang. Dia menginformasikan bahwapara pengunjung tradisi ruwat bumi tampak sangat antusias.

Menurut Boyke, salah satu daya tarik dari kirab budaya dan ruwat bumi adalah penampilan 90 joli (tandu suci tempat patung dewa-dewi) dari berbagai vihara dan klenteng. Mereka diarak mengelilingi Kota Tangerang pada hari Minggu sore. “Puluhan joli suci dihadirkan dari vihara dan klenteng daerah lain seperti Jakarta, Karawang, Bogor, Sukabumi, Semarang, dan Palembang,” tambahnya.

Pendiri Vihara Dhama Bakti, Benny Susanto, menuturkan, kirab budaya dan ruwat bumi telah menjadi tradisi yang ditunggu-tunggu karena diselenggarakan hanya tujuh tahun sekali. ”Antusias warga luar biasa. Ribuan orang tumpah ruah memadati jalanan kota dari ujung ke ujung. Mereka ingin menyaksikan kirab tujuh tahun sekali ini. Semoga tradisi ini bisa terus dilestarikan sekaligus memberikan berkah bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain itu, kirab budaya dan ruwat bumi tersebut dinilai mempunyai daya tarik untuk mengangkat kekayaan tradisi lokal khususnya budaya peranakan Tionghoa sebagai potensi wisata budaya di Kota Tangerang.

Pelatihan Bisnis

Sementara itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinas Indagkop UKM) Kota Tangerang melaksanakan program Kewirausahaan Entrepreneur Hub. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan pendftaran pelatihan mengenai strategi praktis dalam pengembangan bisnis.

Kepala Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan program ini sebagai upaya mendorong para pelaku usaha lokal semakin berkembang, kreatif dan berkelanjutan. “Kami datangkan praktisi. Mereka bisa praktik secara langsung. Mereka juga dapat menanyakan setiap masalah untuk dicarikan solusinya,” jelas Suli.

Program ini berfokus untuk peningkatan kapasitas wirausaha, berbagi pengalaman dengan praktisi, penyusunan strategi pengembangan bisnis, dan perluasan jejaring kolaborasi. “Kami memfasilitasi mereka dengan peningkatan kapasitas agar makin kreatif,” ungkap Suli.

  • event budaya

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.