Bocah 11 Tahun Jepang Jadi Bintang Baru Usai Raih Emas Asian Games di Esports

Minggu, 27 Sep 2026, 13:55 WIB

Nagoya - Jepang merayakan kehadiran pahlawan olahraga baru yang disebut bermain layaknya "dewa" pada Minggu (27/9), setelah bocah jagoan esports berusia 11 tahun, Yuki Kurihara, menghiasi halaman depan sejumlah surat kabar usai meraih medali emas bersejarah di Asian Games.

Siswa sekolah dasar itu tampil dominan di hadapan publik sendiri di Nagoya dengan mengalahkan para pesaing yang usianya hampir tiga kali lebih tua darinya.

Ket. Foto: Yuki Kurihara dari Jepang meraih medali emas esports pada Asian Games di Nagoya. — Sumber: AFP

Kurihara menang telak 10-2 pada final Puyo Puyo Champions, permainan teka-teki yang mengharuskan pemain membersihkan layar dari gelembung berwarna dengan menyusun dan meletuskannya.

Kemenangan tersebut menjadikan Kurihara sebagai peraih medali emas termuda dalam sejarah Asian Games sekaligus bintang olahraga terbaru Jepang.

"Emas usia 11 tahun!" demikian judul utama surat kabar Sports Hochi Jepang.

"Kombo 15 rantai ajaib di final!"

Kurihara, yang baru akan berusia 12 tahun pada Juni tahun depan, tercatat sebagai atlet termuda Jepang sepanjang sejarah keikutsertaan negara tersebut di Asian Games.

Ia mengatakan gemar menyantap belut sebelum bertanding dan bercita-cita menjadi masinis kereta api.

Kurihara mengaku merasa "malu" setelah meraih medali emas pada Sabtu, tetapi mengatakan medali tersebut "sangat indah, berkilau, dan berat".

Ia nyaris tidak menunjukkan emosi selama pertandingan. Dengan wajah tanpa ekspresi, Kurihara tetap tenang hingga akhirnya memastikan kemenangan.

"Anak kelas lima yang tak terkalahkan itu berhasil mencapai puncak Asia," tulis surat kabar Sports Nippon.

"Dia bahkan menguap sebelum pertandingan dimulai."

Artikel tersebut memuji permainan "layaknya dewa" yang ditampilkan Kurihara setelah bangkit dari ketertinggalan 0-1 untuk memenangkan final dengan penampilan gemilang.

Kemenangan dominan Kurihara juga menjadi medali emas pertama Jepang di cabang esports pada Asian Games.

Ia mulai memainkan Puyo Puyo sejak duduk di kelas satu sekolah dasar dan tidak lama kemudian mulai mengikuti berbagai turnamen serta meraih kemenangan.

Kurihara memperoleh lisensi profesional pada April tahun ini dan secara rutin mampu mengalahkan pemain dewasa.

Ketika ditanya akan menggunakan hadiah uang dari Asian Games untuk apa, ia menjawab, "Saya suka benda-benda yang berkilau, jadi saya ingin membeli beberapa batu permata."

"Saya suka yang berwarna biru."

  • Asian Games 2026

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.