Wagub Rano Karno Dorong Karang Taruna Siapkan Generasi Muda Produktif

Sabtu, 26 Sep 2026, 22:10 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna di Sasana Krida Bakti Karang Taruna, Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9). Dalam kesempatan tersebut, Rano menegaskan Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Rano mengatakan sumber daya manusia menjadi salah satu modal penting bagi Jakarta untuk terus berkembang sebagai kota global yang berdaya saing. Karena itu, ia berharap generasi muda, khususnya anggota Karang Taruna, dapat mengambil peran dalam berbagai proses pembangunan di Jakarta.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna di Sasana Krida Bakti Karang Taruna, Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Bagi Jakarta, sumber daya manusia yang produktif, kreatif, dan penuh inovasi merupakan modal untuk melangkah menuju kota global yang berdaya saing. Saya mengharapkan sumber daya manusia produktif ini hadir dari generasi muda, para anggota Karang Taruna yang hadir di tempat ini," ujar Rano.

Rano menyebut berdasarkan data kependudukan semester I 2026, penduduk usia produktif mencapai 71,63 persen dari total penduduk Jakarta yang hampir menyentuh 11 juta jiwa. Besarnya proporsi penduduk usia produktif tersebut dinilai menjadi peluang bagi Jakarta untuk memanfaatkan bonus demografi sebagai salah satu kekuatan pembangunan kota.

Menurut Rano, bonus demografi tidak cukup hanya dilihat dari jumlah penduduk usia produktif, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penguatan keterampilan dan penyediaan ruang partisipasi yang luas juga diperlukan agar generasi muda dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk membangun manusia Jakarta yang unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi, penguatan kewirausahaan, serta pembukaan ruang kolaborasi bagi generasi muda. Upaya tersebut sejalan dengan capaian pembangunan manusia Jakarta yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," katanya.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Rano menilai sektor ekonomi kreatif dapat menjadi ruang yang luas bagi anak muda Jakarta untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kemandirian. Berbagai bidang seperti seni, budaya, perfilman, teknologi digital, hingga sektor kreatif lainnya dinilai memiliki peluang yang dapat dimanfaatkan generasi muda.

"Pemuda Jakarta juga harus diberikan ruang untuk mengembangkan potensi, baik melalui bidang seni, budaya, perfilman, teknologi digital, maupun industri kreatif. Ternyata yang namanya ekonomi kreatif awalnya subsektornya ada 17, sekarang bertambah 4, menjadi 21," tuturnya.

Rano menjelaskan perkembangan ekonomi kreatif membuat peluang bagi generasi muda semakin beragam, termasuk melalui subsektor yang berkaitan dengan film, otomotif, dan sulih suara. Menurutnya, luasnya cakupan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa bidang tersebut dapat menjadi salah satu ruang bagi pemuda untuk berkarya sekaligus menciptakan peluang ekonomi.

"Karena film, kemudian otomotif, sulih suara itu masuk dalam komponen ekonomi kreatifnya. Jadi lapangan ekonomi kreatif ini sangat-sangat besar," tuturnya.

Pemberdayaan generasi muda, lanjut Rano, menjadi semakin penting menjelang Jakarta memasuki usia 500 tahun pada 2027. Pembangunan Jakarta tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Rano menegaskan Karang Taruna akan tetap menjadi salah satu mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun ekosistem kepemudaan. Peran tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak anak muda untuk berkarya, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 Karang Taruna. Dengan semangat bersatu, bergerak, berdampak, mari kita lahirkan generasi muda yang peduli, kreatif, adaptif, serta membawa kemajuan bagi masyarakat dan bangsa," pungkas Rano.

Peringatan HUT ke-66 Karang Taruna tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. Hadir pula Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Iqbal Akbarudin serta Staf Khusus Bidang Kesejahteraan Rakyat Beno Muhammad Ibnu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.