Jasa Raharja Bayarkan Rp1,45 Miliar untuk 24 Korban KM Virgo Transport 8

Sabtu, 26 Sep 2026, 22:21 WIB

Banjarmasin - PT Jasa Raharja (Persero) bersama Jasaraharja Putera hingga saat ini telah membayarkan santunan kepada ahli waris 24 korban meninggal dunia Kapal Virgo Transport 8 yang telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan, dengan total nilai Rp1,452 miliar.

"Rinciannya untuk santunan kepada ahli waris 22 orang, sedangkan dua lainnya tidak ada ahli waris maka diberikan santunan penguburan," kata Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha di Banjarmasin, Sabtu (26/9).

Ket. Foto: Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha menyampaikan perkembangan penyaluran santunan kepada korban Kapal Virgo, Sabtu, (26/9). — Sumber: Antara

Ia menjelaskan santunan dari Jasa Raharja kepada ahli waris sebesar Rp50 juta per korban, ditambah santunan dari Jasaraharja Putera sebesar Rp20 juta, sehingga total santunan yang diterima ahli waris mencapai Rp70 juta per korban.

Sementara bagi korban yang tidak memiliki ahli waris, Jasa Raharja memberikan penggantian biaya penguburan sebesar Rp4 juta dan tambahan bantuan biaya penguburan dari Jasaraharja Putera sebesar Rp2 juta.

Dari 24 korban tersebut, Jasa Raharja telah mencairkan santunan sebesar Rp1,008 miliar, sedangkan Jasaraharja Putera sebesar Rp444 juta.

Arkan memastikan pihaknya terus mengawal proses penyaluran santunan sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga korban agar hak mereka dapat diterima sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data Basarnas hingga Sabtu, korban KM Virgo Transport 8 yang telah berhasil dievakuasi mencapai 172 orang, terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia dari total 243 penumpang dan awak kapal yang tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9).

Sementara itu, sebanyak 71 korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Dari korban meninggal dunia tersebut, sebanyak 25 orang telah teridentifikasi, sedangkan 39 lainnya belum teridentifikasi. Sebanyak 32 korban masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI dan tujuh korban lainnya dalam proses evakuasi melalui jalur darat dari Kalimantan Tengah.

Basarnas kembali memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari ke depan setelah operasi memasuki hari ke-14. Perpanjangan tersebut merupakan kelanjutan dari perpanjangan tujuh hari sebelumnya sejak operasi dimulai setelah kecelakaan kapal pada Minggu (13/9).

“Pelaksanaan operasi yang sudah memasuki hari ke-14. Dan kami putuskan mungkin akan kami perpanjang lagi sampai dengan tujuh hari ke depan, tapi akan kita evaluasi setiap tiga hari,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-14 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam.

Ia mengatakan evaluasi akan dilakukan setiap tiga hari selama masa perpanjangan operasi SAR untuk menentukan langkah pencarian selanjutnya.

Pada hari ke-14 operasi SAR, Basarnas juga menarik KN SAR Pacitan yang sebelumnya digunakan sebagai kapal tender di tengah Laut Jawa untuk kembali ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“KN SAR Pacitan akan kami tarik dulu ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kemudian nanti akan kami gantikan dengan KN SAR Purworejo yang baru saja datang dari Tanjung Pinang,” ujar Yudhi.

  • Tragedi Kapal Virgo 8

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.