Indonesia Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Prabowo Langsung Ucap Selamat
Jumat, 25 Sep 2026, 00:15 WIBJakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bahagia setelah menerima kabar kontingen Indonesia, khususnya tim bulu tangkis beregu putra, berhasil menyabet medali emas pertama pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan tim China pada babak final.
Presiden Prabowo, sebagaimana disiarkan melalui akun media sosial pribadinya, mengucapkan selamat secara langsung kepada tim bulu tangkis beregu putra Indonesia melalui sambungan video call dari Jakarta, Kamis (24/9).
âTerima kasih saudara-saudara sekalian. Terima kasih. Jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil. Medali emas pertama, selamat ya. Selamat. Terima kasih sekali lagi,â kata Presiden Prabowo kepada tim bulu tangkis beregu putra Indonesia.
Dalam sambungan tersebut, Presiden juga meminta kontingen Indonesia terus berjuang hingga hari terakhir Asian Games 2026.
âTerima kasih atas perjuangan dan kerja kerasnya. Terus berjuang! Harumkan nama Indonesia,â ujar Presiden sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram pribadinya @prabowo.
Momen Kebangkitan
Pada final beregu putra bulu tangkis, Indonesia memastikan kemenangan 3-2 atas China setelah Mohammad Zaki Ubaidillah pada nomor tunggal putra menuntaskan partai kelima dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas wakil China Weng Hongyang.
Final beregu putra antara Indonesia dan China yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis, tersebut berlangsung selama kurang lebih enam jam.
Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dikalahkan Shi Yuqi dengan skor 13-21, 18-21. Kekalahan berikutnya dialami pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang takluk dari Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 20-22, 21-19, 14-21.
Dua kekalahan tersebut membuat China berada di atas angin untuk mengawinkan gelar beregu mereka.
Kebangkitan Indonesia dimulai pada partai ketiga ketika Alwi Farhan mengalahkan Li Shifeng dengan skor 23-21, 15-21, 21-16.
Kemenangan Alwi kemudian dilanjutkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang mengalahkan pasangan China He Ji Ting/Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10.
Hasil tersebut membuat Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan membuka peluang untuk membalikkan keadaan pada partai penentuan.
Peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Ubaidillah. Pemain yang akrab disapa Ubed itu berhasil mengalahkan Weng Hongyang dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13.
Kemenangan Ubed memastikan emas pertama bagi Indonesia pada Asian Games 2026 sekaligus menggagalkan upaya China mengawinkan gelar beregu.
Tambahan emas tersebut mengangkat posisi Indonesia tujuh tingkat dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Indonesia menutup rangkaian perlombaan pada Kamis di peringkat ke-16 dengan koleksi satu emas, empat perak, dan 15 perunggu atau total 20 medali. Sebelumnya, Indonesia memulai perjuangan pada hari kelima di peringkat ke-23 tanpa satu pun medali emas.
Selain emas dari bulu tangkis, kontingen Indonesia pada Kamis juga mendapatkan tiga medali perak dan tiga perunggu.
Tiga perak dipersembahkan cabang olahraga menembak nomor 10m air pistol men team, serta dua medali dari rowing pada nomor lightweight men's double sculls dan men's quadruple sculls.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan tiga cabang olahraga, yaitu kano, sepak takraw, dan sepeda gunung.
Kompetisi sejumlah cabang olahraga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober 2026.
- Asian Games 2026
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Segera Percantik Jalan Soekarno Hatta
-
Takumi Hojo Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Jepang Langsung Berpesta
-
Indonesia Lolos ke Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putra
-
Kapal pesiar jadi tempat tinggal atlet Asian Games 2026
-
Jepang Kerahkan 10.000 Polisi Amankan Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.