Percaya Tapi Tak Sayang? Cuma 12 Persen Warga Indonesia yang Merasa Dekat Sama Parpol!
Kamis, 24 Sep 2026, 16:20 WIBJAKARAÂ - Hasil survei nasional Poltracking Indonesia merekam sebanyak 49,7 persen publik masih menaruh kepercayaan terhadap keberadaan partai politik, meski mayoritas pemilih atau sekitar 53,3 persen justru lebih cenderung memilih sosok calon anggota legislatif (caleg) ketimbang parpol saat pemilu.Â
"Publik masih percaya terhadap keberadaan partai politik," kata Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alvetro saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (24/9)
Yoki menjelaskan maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur peta elektoral dan dinamika partai politik terkini.
Dalam survei tersebut, meskipun hampir separuh responden menyatakan masih percaya terhadap keberadaan partai politik, hanya 12,3 persen publik yang merasa dekat dengan partai politik.
Sementara itu, sebanyak 66,8 persen responden menyatakan tidak merasa dekat dengan partai politik.
Pada konteks Pemilu Legislatif (Pileg), publik juga lebih cenderung memilih calon anggota legislatif (caleg) dibandingkan partai politik.
Sebanyak 53,3 persen responden menyatakan lebih cenderung memilih caleg, sedangkan 24,7 persen lainnya menyatakan lebih cenderung memilih partai politik.
Yoki mengatakan temuan dan analisa ini merupakan potret terbaru dari survei yang dilakukan pada pertengahan Agustus 2026.
"Berbagai kemungkinan tentang persepsi publik masih berpotensi terjadi, bergantung pada isu dan langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh partai politik," tuturnya.
Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 14â20 Agustus 2026. Sampel pada survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/-2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.
Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka terhadap responden yang telah terpilih secara acak serta dibantu teknologi aplikasi. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.
- survei poltracking
- poltracking indonesia
- kepercayaan parpol
- caleg vs parpol
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.