Atasi Sampah, PLN EPI Bangun TPS3R di Sekitar PLTMGU Lombok

Kamis, 24 Sep 2026, 11:43 WIB

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) membangun pengolahan sampah terintegrasi berbasis masyarakat di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker, Kota Mataram, NTB.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarawati, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan PLN EPI bersama anak usaha, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), meresmikan tempat pengolahan sampah berkonsep reduce, reuse, and recycle (TPS3R) di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekitar PLTMGU Lombok Peaker.

Ket. Foto: Pengolahan sampah terintegrasi berbasis masyarakat di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker, Kota Mataram, NTB. — Sumber: PLN EPI

"Melalui fasilitas ini, sampah organik dari UMKM kawasan Pantai Bagek Kembar dan warga sekitar dipilah dan diolah, termasuk melalui budi daya maggot black soldier fly (BSF) guna mengurangi timbulan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, pembangunan TPS3R merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan di sumber hingga pemanfaatannya menjadi produk bernilai guna.

Erma mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan masyarakat agar manfaat lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi.

"Persoalan sampah ini menjadi masalah kita semua. Karena itu, kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong bagaimana masyarakat bersama-sama mengelola sampah sehingga manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, namun juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya.

Menurut Erma, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN EPI menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan infrastruktur energi.

"Harapannya multiplier effect-nya tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ada pemberdayaan lainnya. Kita ingin kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat ini semakin erat, termasuk melalui program-program pelatihan dan kerja sama yang dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

Sebagai bagian dari pengembangan TPS3R, PLN EPI juga mendorong pemanfaatan sampah organik dari UMKM Pantai Bagek Kembar dan rumah tangga sekitar melalui budi daya maggot BSF.

PLN EPI juga memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat agar sampah organik dapat diolah menjadi pakan maggot sekaligus menghasilkan nilai ekonomi.

Integrasi TPS3R dan budi daya maggot BSF menjadi bagian dari pengembangan ekonomi sirkular di Bagek Kembar, dengan mengubah sampah organik menjadi sumber daya produktif sekaligus mendukung kawasan wisata pesisir yang lebih bersih dan berkelanjutan

"Melalui sinergi program lingkungan, pemberdayaan, dan kepedulian sosial, PLN EPI mendorong agar kehadiran perusahaan di sekitar wilayah proyek energi dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," sebut Erma.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan TPS3R diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat.

"Pembangunan TPS3R ini bukan sekadar menyediakan sarana pengelolaan sampah. Lebih dari itu, kita berharap fasilitas ini menjadi bagian dari perubahan perilaku dan budaya masyarakat dalam memperlakukan sampah," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN EPI turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar PLTMGU Lombok Peaker.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.