Tingkatkan Kenyamanan Pengendara, Pemerintah Kabupaten Bekasi Perbanyak Lampu Penerangan

Selasa, 22 Sep 2026, 13:51 WIB

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, memperbanyak instalasi Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara, sekaligus mencegah potensi rawan kecelakaan lalu lintas hingga aksi kejahatan jalanan.

"Tahun ini memang kita ada pemeliharaan maupun pemasangan PJU secara masif di sejumlah titik dari wilayah utara, selatan, kawasan perkotaan hingga akses strategis seperti area Fly Over Tol Cibitung-Cilincing," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Andi Suhadhi, di Cikarang, Senin (21/9).

Ket. Foto: Pengendara melintasi Jalan Raya Kebalen di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang telah terpasang lampu penerangan jalan umum berjenis dekoratif, Senin (21/9/2026). — Sumber: ANTARA

Dia mengatakan peningkatan kapasitas PJU melalui perawatan serta penambahan pemasangan unit baru dilakukan untuk memaksimalkan penerangan jalan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sedikitnya 350 tiang berjenis dekoratif dipasang di sejumlah titik berikut 150 tiang berjenis single stang ornament. Pemasangan tiang single stang juga dilakukan pada sejumlah wilayah dengan jumlah masing-masing 983 unit baik utara maupun selatan.

"Dengan jumlah tersebut, mudah-mudahan mampu memaksimalkan pencahayaan atau penerangan pada jalan umum untuk memudahkan mobilitas masyarakat," katanya pula.

Tak hanya di ruas jalan utama, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi juga melakukan pemasangan PJU di sekitar kawasan strategis 'Fly Over' Tol Cibitung-Cilincing, khususnya di wilayah Wanasari dan Wanajaya, Kecamatan Cibitung.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat penerangan pada kawasan yang memiliki aktivitas mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi juga menyediakan layanan pengaduan melalui media sosial bagi masyarakat yang menemukan PJU mati atau mengalami gangguan.

"Kita sudah membuka layanan media sosial untuk layanan pengaduan apabila ada pemadaman atau PJU yang mati. Kita akan merespons melalui tim kita selama 24 jam," katanya lagi.

Pihaknya juga melakukan pemeliharaan PJU pada sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi akses vital serta aktivitas lalu lintas dan pergerakan ekonomi cukup padat dengan prioritas kondisi usang maupun rusak dalam tiga pekan ke depan.

Andi juga mengakui masih terdapat persoalan lain, seperti pencurian kabel listrik pada tiang PJU, sehingga pemantauan lapangan melalui tim unit reaksi cepat turut dimaksimalkan sebagai langkah antisipasi.

Ia menambahkan keberadaan PJU tidak hanya berfungsi sebagai penerangan jalan. Penerangan yang memadai juga diharapkan dapat mendukung keamanan, aktivitas ekonomi masyarakat serta perkembangan kawasan.

"Manfaat dari PJU ini tentunya untuk pencahayaan suatu wilayah, menurunkan tingkat kriminalitas kemudian mendukung aktivitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi. Melalui penambahan dan pemeliharaan ini kami berharap mobilitas warga semakin aman dan nyaman," kata dia pula.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.