Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Perluas Akses Kerja lewat Program Penyaluran
Selasa, 22 Sep 2026, 13:37 WIBTASIKMALAYA â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Jawa Barat, terus berupaya memperluas akses kerja bagi generasi muda melalui berbagai program penyaluran kerja di dalam dan luar negeri yang disiapkan pemerintah daerah maupun nasional untuk mengatasi masalah pengangguran.
"Ini menjadi prioritas kerja pemerintah daerah, bagaimana generasi muda bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan," kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, saat pelepasan 245 lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program pemagangan nasional di Tasikmalaya, Senin (21/9).
Ia menuturkan pemerintah selama ini terus membantu akses kerja bagi generasi muda agar bisa mendapatkan pekerjaan, penghasilan dan akhirnya bisa hidup mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun keluarga.
Pemkab Tasikmalaya, kata dia, tidak hanya mendorong mendapatkan pekerjaan di berbagai daerah dalam negeri, tetapi juga membuka peluang kerja keluar negeri, salah satunya Jepang melalui program pemagangan dan penempatan tenaga kerja.
"Untuk kerja di luar negeri butuh persiapan matang, terutama bahasa, selama ini salah satu kendala tenaga kerja kita adalah bahasa, karena itu, laboratorium bahasa juga perlu diperkuat," katanya.
Ia meminta Balai Latihan Kerja (BLK) untuk terus menggenjot pelatihan berbagai kemampuan sesuai kebutuhan industri. Selanjutnya BUMD juga harus turut membantu pembiayaan warga yang ingin ikut pelatihan kerja ke luar negeri agar akses lebih luas.
Asep mengapresiasi upaya Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya yang memfasilitasi pelaksanaan program pemagangan nasional bagi 245 lulusan perguruan tinggi di Kabupaten Tasikmalaya agar mereka mendapatkan pengalaman dan peluang kerja di perusahaan tempat magangnya.
"Program pemagangan ini, mereka memiliki wadah untuk terus belajar, memotivasi diri dan meningkatkan kompetensi," katanya.
Menurut dia, mereka yang mengikuti program magang nasional itu sebagai awal mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja sebenarnya dengan mengenal terlebih dahulu tuntutan dan budaya kerja di perusahaan.
Pengalaman selama magang, lanjut dia, bisa menjadi modal penting untuk menjadi karyawan tetap sehingga dapat menekan angka pengangguran di Tasikmalaya.
"Ini menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Tasikmalaya," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.