- Home
-
- Luar Negeri
-
- Nepal Butuh 4,77 Miliar Do...
Nepal Butuh 4,77 Miliar Dolar AS untuk Perbaikan Banjir Himalaya
Kamis, 10 Sep 2026, 21:39 WIBTOKYO - Otoritas Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal menyatakan upaya pemulihan awal pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor di negara itu memerlukan dana sebesar 4,77 miliar dollar AS (sekitar Rp83,6 triliun).
"Ini angka yang diperlukan untuk pemulihan awal terhadap infrastruktur yang rusak serta penyediaan layanan dasar, seperti hunian sementara, makanan, layanan kesehatan, dan pendidikan," kata Dharma Raj Uprety selaku kepala otoritas itu kepada Kyodo News.
Uprety menambahkan perkiraan total kerugian yang disebabkan banjir dahsyat itu masih dalam tahap penghitungan.
Nepal sedang membahas kebutuhan tersebut dengan para mitra pembangunannya, termasuk Jepang, Tiongkok, India, Qatar, dan Inggris, serta bersama organisasi internasional, seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia.
Banjir bandang pada 26 Agustus di Nepal itu telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, sementara 5.100 lebih lainnya, termasuk lima warga negara Jepang, hingga kini masih dinyatakan hilang. Ant
- Banjir Bandang
- Himalaya
- Nepal
- Tanah Longsor
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
BMKG: Modifikasi Cuaca di Jambi Berlangsung hingga Awal September untuk Penanganan Karhutla
-
Banjir Bandang dan Longsor di Nepal Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang
-
Resmi! Max Verstappen Perpanjang Kontrak di Red Bull sampai 2030
-
Hasil Liga Spanyol: Real Betis Menang Tipis 1-0 Atas Real Sociedad
-
Bantu Masyarakat Terdampak Bencana, Kementan Kirim Bantuan Pangan Senilai 75,4 Miliar ke Flores
-
Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Pamitan di Apel Terakhir, Dapat Promosi Jadi Astamaops.
-
Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.