- Home
-
- Megapolitan
-
- Kecelakaan Beruntun di Kem...
Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar, Pasutri dan Anaknya Jadi Korban Tewas, Ini Kronologinya!
Minggu, 06 Sep 2026, 01:37 WIBJAKARTA - Kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu, sekira pukul 16.00 WIB, menewaskan satu keluarga yang tengah mengendarai sepeda motor.
Dalam insiden nahas tersebut, pasangan suami istri (pasutri) dan seorang anak tewas akibat sepeda motor yang mereka tumpangi tersambar kendaraan lain.
Saksi mata di lokasi, Asep mengungkapkan kecelakaan itu bermula saat kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang lengang, sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di lokasi yang merupakan turunan itu.
"Kecelakaan melibatkan tiga mobil, Fortuner, Avanza, dan satu mobil listrik warna putih, serta satu motor. Mobil listrik yang paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun lalu oleng ke kanan dan menabrak tiang listrik," ujar Asep di lokasi kejadian, Sabtu.
Dia menjelaskan sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban itu berada di pinggir jalan saat insiden tersebut terjadi. Motor itu kemudian tersambar oleh kendaraan lain yang hilang kendali.
"Korban naik motor bertiga, diduga sekeluarga, suami, istri dan anaknya. Posisi mereka di pinggir, lalu kesamber," terang Asep.
Benturan keras tersebut menyebabkan ketiga penumpang sepeda motor itu meninggal dunia. Anak yang dibonceng pun sempat terseret ke kolong kendaraan pada bagian depan.
"Anak kecilnya terlepas dari motor dan masuk ke kolong ban mobil paling depan. Pengendara pria sempat kritis dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," tutur Asep.
Berdasarkan informasi yang beredar di sekitar lokasi kejadian, para korban diduga merupakan warga kawasan Meruya, Jakarta Barat.
Sementara itu, pengendara mobil listrik putih yang mengalami luka-luka telah dievakuasi, sedangkan pengemudi dua kendaraan lainnya dilaporkan tidak mengalami luka serius.
Proses evakuasi seluruh kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan tersebut telah rampung dilakukan oleh petugas menjelang waktu petang.
"Evakuasi tadi sudah selesai dilakukan sebelum waktu Magrib," ungkap Asep.
Sampai dengan saat ini, Satlantas Jakarta Barat masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut, termasuk identitas para korban tewas.
Paparkan Kronologi
Sementara itu, pihak kepolisian memaparkan kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang dan empat orang luka-luka di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu sore.
"Peristiwa kecelakaan beruntun ini bermula saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Sesampainya di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, kendaraan tersebut menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan oleh Hadi Wibawa.
Joko menjelaskan benturan dari belakang itu menyebabkan Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.
"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," ujar Joko.
Bagian samping kiri badan mobil Fortuner itu kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai oleh Andi Prasetyo dan melintas di sisi kirinya.
"Dampak dari tabrakan berantai itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor," ungkap Joko.
Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, pengendara Honda Vario Andi Prasetyo segera dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot, namun meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat pada bagian kepala.
Sementara itu, dua penumpang motor tersebut, yakni Yeni Sumarti dan seorang anak berusia tujuh tahun bernama Zeline Zakeisha meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala. Jenazah keduanya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi minibus BYD Karsono menderita luka di bagian dada dan dirawat di RSUD Cengkareng," tutur Joko.
Kemudian, tiga penumpang kendaraan roda empat lainnya, yaitu Seruniwati Suganda, Handoko Argawa, dan Yessy Lestiany mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan kini menjalani perawatan medis di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
Terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.
"Penyebab sementara kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Petugas piket Yanmas Laka telah berada di TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta melakukan proses penyidikan lebih lanjut," imbuh Joko. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Ketua MPR: Negara Harus Lindungi Rakyat
-
Pangeran Harry Pulang Kampung tapi Tetap Desak Istana Minta Maaf
-
Tenun Sumba Berpotensi Besar Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Daerah
-
Warga Jakarta Mulai Berburu Masker Antisipasi Dampak Abu Vulkanik
-
Satu Orang Meninggal dalam Tabrakan Beruntun di Kota Batu
-
Wisata ke Gorontalo Utara? Disparbud Imbau Wisatawan Terapkan Ketentuan Berwisata Aman.
-
Kalinskaya Menang Dramatis atas Potapova, Rebut Tiket Perempat Final Prancis Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.