Jakarta Selatan Career Fest 2026: Total 3.857 Loker dari 37 Perusahaan Digelar Daring & Luring

Kamis, 03 Sep 2026, 19:25 WIB

JAKARTA - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta Selatan pada 2026 mencapai 5,06 persen atau lebih rendah dibandingkan TPT DKI Jakarta yang sebesar 5,79 persen.

"Di level kota Jakarta Selatan, untuk tingkat pengangguran terbuka tahun 2026 ini sebesar 5,06 persen. Artinya, lebih baik dari tingkat pengangguran terbuka Jakarta yaitu 5,79 persen," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo dalam "Jakarta Selatan Career Fest dan Bazar 2026" di Balai Prajurit Cilandak KKO, Jakarta, Kamis (3/9).

Ket. Foto: Flyer Pameran bursa kerja "Jakarta Selatan Career Fest 2026" menyediakan sebanyak 3.857 lowongan kerja dari 37 perusahaan yang digelar secara daring dan luring di Balai Prajurit Cilandak KKO, Jakarta, Kamis (3/9). — Sumber: Istimewa

Syafrin mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan berbagai upaya pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha mulai memberikan hasil.

Menurut dia, pemerintah terus berupaya meminimalkan tingkat pengangguran melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, pencari kerja, lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.

Salah satunya melalui penyelenggaraan Jakarta Selatan Career Fest dan Bazar yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan dunia usaha.

20260903192256_1001059817.jpg

Pameran bursa kerja "Jakarta Selatan Career Fest 2026" menyediakan sebanyak 3.857 lowongan kerja dari 37 perusahaan yang digelar secara daring dan luring di Balai Prajurit Cilandak KKO, Jakarta, Kamis (3/9). Antara/Luthfia Miranda Putri.

Pameran bursa kerja Jakarta Selatan Career Fest 2026 menyediakan sebanyak 3.857 lowongan kerja dari 37 perusahaan yang digelar secara daring dan luring.

"Oleh karena itu, kami dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus berupaya untuk mempertemukan para pelaku dunia usaha dengan pencari kerja agar tingkat pengangguran terbuka ini terus kita minimalisir," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah angkatan kerja di Jakarta mencapai 5,79 juta orang dan sebanyak 5,26 juta orang di antaranya telah bekerja.

Pada tingkat Provinsi DKI Jakarta, tingkat pengangguran terbuka dalam periode Mei-Agustus tercatat sebesar 5,96 persen, menurun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 6,05 persen.

Dengan demikian, menurut Syafrin, perbaikan angka pengangguran tersebut menunjukkan upaya bersama dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran terus dilakukan.

Minimalisir Pengangguran Terbuka

Di tempat yang sama, Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus berupaya untuk mempertemukan para pelaku dunia usaha dengan pencari kerja agar tingkat pengangguran terbuka ini terus diminimalisir.

Syafrin berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perekrutan tenaga kerja, tetapi juga membangun kolaborasi antara pencari kerja, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat untuk memperluas kesempatan kerja di Jakarta Selatan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Selatan Syamwil mengatakan pelaksanaan job fair tersebut bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.

"Sejumlah posisi yang tersedia, antara lain account manager dan IT programmer. Kegiatan tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, seperti Grab Car Driver, Grab Delivery Service dan K-Store," ujar Syamwil.

Selain bursa kerja, kegiatan itu juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, antara lain talkshow, mobil mobile training unit (MTU) Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan dan layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Pasar Minggu.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengapresiasi penyelenggaraan job fair tersebut dan kontribusi perusahaan yang membuka peluang kerja bagi warga Jakarta.

"Kami percaya ketika masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak, maka kesejahteraan pun akan tumbuh, ketimpangan akan berkurang, dan pembangunan akan berjalan lebih inklusif," tutur Wibi.

Kegiatan Jakarta Selatan Career Fest 2026 dilaksanakan secara daring melalui laman resmi Karir Jakarta pada 27 Agustus hingga 11 September 2026, sedangkan pelaksanaan secara luring berlangsung selama dua hari, yakni 3-4 September 2026 di Balai Prajurit Cilandak KKO, Jakarta Selatan.  Ant

  • Jakarta Selatan Career Fest 2026

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.