- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kanada Terus Berunding den...
Kanada Terus Berunding dengan AS Guna Bendung Tarif Dagang
Sabtu, 22 Agu 2026, 15:07 WIBONTARIOÂ - Kanada dan Amerika Serikat (AS), Jumat pagi, melanjutkan perundingan perdagangan di Washington DC di tengah tenggat waktu tengah malam yang semakin dekat untuk pemberlakuan tarif 50 persen terhadap barang Kanada senilai 30 miliar dolar Kanada (22 miliar dollar AS atau sekitar Rp388,5 triliun).
Kedua pihak mengatakan telah mendekati kesepakatan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengatakan pada Rabu (19/8) bahwa kesepakatan yang âsangat adilâ telah tercapai.
Namun, para negosiator terus bekerja dengan sangat cepat untuk mencapai kesepakatan sebelum tenggat tengah malam. Trump mengumumkan tarif tersebut sebagai tindakan balasan terhadap tarif Kanada atas barang-barang AS, yang sebelumnya juga diberlakukan sebagai respons terhadap tarif AS.
Di pihak Kanada, laporan media pada awal pekan ini menyebut Perdana Menteri Mark Carney hanya mengatakan bahwa âkemajuan signifikan telah dicapaiâ.
Sementara, sumber yang mengetahui proses perundingan mengatakan kepada sejumlah media Kanada bahwa kesepakatan tersebut akan memangkas separuh tarif AS atas baja dan aluminium Kanada, dari 50 persen menjadi 25 persen.
Namun, untuk mendapatkan konsesi tersebut, negosiator Kanada Dominic LeBlanc harus menangani tiga keluhan perdagangan AS.
Pertama, sektor otomotif, yang kebijakan pemerintah AS menilai terbebani oleh pajak dan tarif Kanada. Kedua, AS menginginkan akses ke pasar produk susu Kanada, sementara pemerintah AS mempersoalkan kuota ketat dalam sistem pengelolaan pasokan Kanada.
Ketiga, AS menginginkan penghentian larangan penjualan minuman beralkohol, yang diberlakukan ketika sejumlah provinsi di Kanada menarik produk minuman keras AS dari rak toko sebagai balasan atas tarif AS sebelumnya.
Terkait minuman beralkohol, aksi boikot tersebut telah merugikan produsen minuman beralkohol AS. Carney pun mendapat jaminan, meski dengan enggan, dari para perdana menteri provinsi bahwa produk minuman beralkohol AS akan kembali tersedia di rak toko.
Namun, Quebec mensyaratkan agar kesepakatan perdagangan tersebut memberikan manfaat positif secara keseluruhan sebelum langkah itu dilakukan. Ant
- Mark Carney
- donald trump
- Tarif AS
- canadian dollar
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
BEI Gaspol Uji Saham Rp1, Tapi 8 Anggota Bursa Belum Ikut Ambil Bagian
-
Jangan "Panic Buying", Stok BBM di Bengkulu Dipastikan Wagub Mian Aman dan Cukup Terkendali
-
‘The Whisper Man’: Robert De Niro Berlomba dengan Waktu Memburu Pembunuh Berantai Anak-anak
-
Chelsea Resmi Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa
-
2.000 Rumah di Jakarta Utara Bakal Dibedah, Warga Tak Layak Huni Dapat Bantuan Rp20 Juta
-
Abu Krakatau Ngancam Purwakarta! Bupati Terbitkan Edaran Darurat Kesehatan!
-
Dinkes Lampung Nyatakan Kasus ISPA akibat Abu Vulkanik Krakatau Mulai Turun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.