Presiden Prabowo Subianto: Demokrasi Tetap Jadi Sistem Terbaik Wujudkan Keadilan dan Pemerintahan Inklusif
Rabu, 08 Jul 2026, 09:56 WIBPresiden Prabowo Subianto menyatakan proses demokrasi kerap diwarnai berbagai tantangan dan dinamika, namun sistem tersebut tetap menjadi pilihan terbaik untuk mewujudkan keadilan, harapan, dan pemerintahan yang inklusif.
Hal tersebut dikatakan Prabowo dalam pidato sambutan di acara makan malam bersama Perdana Menteri India Narendra Modi, di Jakarta, Selasa (7/7).
"Demokrasi adalah sistem terbaik dibandingkan semua sistem yang pernah dicoba oleh peradaban manusia," ujar Prabowo sebagaimana keterangan yang diterima, Rabu.
Prabowo mengakui bahwa dalam praktiknya demokrasi memiliki berbagai risiko. Dirinya menyebut selalu ada tantangan, jebakan, hingga pihak-pihak yang berupaya membajak proses demokrasi demi kepentingan tertentu.
Oleh karena itu, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga kepercayaan terhadap demokrasi agar prosesnya berjalan sesuai prinsip-prinsip yang benar.
"Kita tidak boleh menyerah. Kita harus tetap percaya pada demokrasi dan terus berupaya menjaganya," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu dengan anggota muda Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kepala Negara menilai pengalaman dan pembelajaran dari penyelenggara pemilu, baik di Indonesia maupun negara lain, menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi.
"Karena itu saya sangat senang hari ini bertemu dengan seorang anggota muda Komisi Pemilihan Umum. Kami juga belajar sangat dekat dari Komisi Pemilihan Umum India," katanya.
Sebelum jamuan makan malam, Presiden Prabowo mendampingi PM Narendra Modi melakukan kunjungan kenegaraan ke Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Kedatangan keduanya disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati.
PM Modi menyampaikan pidato di hadapan Presiden Prabowo, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta para tamu undangan yang hadir.
Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia merupakan bagian dari upaya kedua negara untuk semakin mempererat hubungan diplomatik sekaligus memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, hingga kebudayaan.
PM Narendra Modi melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6â8 Juli 2026 sebagai kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke India sebelumnya.
Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, PM Modi dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.
Bersama Presiden Prabowo, dia akan mengunjungi Candi Prambanan untuk meninjau sekaligus meresmikan kerja sama pelestarian warisan budaya serta program pemugaran candi yang menjadi salah satu simbol penguatan kerja sama kebudayaan kedua negara.
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Arab Saudi Diam-Diam Hentikan Proyek Stadion NEOM untuk Piala Dunia 2034
-
Presiden Prabowo Hari ini Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Halmahera Tengah
-
Sapu Bersih Sarang Narkoba! 24Orang Diangkut dari Kampung Ambon dan Boncos
-
Prabowo Minta Pemadaman Karhutla Diprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting, Ini Alasannya
-
Harga Pertalite Eceran di Gorontalo Utara Capai Rp16.650 Per Liter
-
Lapas Amurang Beri Warga Binaan Keterampilan Budi Daya Ayam Petelur
-
6 Jenis Minuman yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, dari Teh Hitam hingga Kefir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.