Pemkot Bandung Bersihkan Drainase dan Tertibkan Bangunan Liar untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Selasa, 07 Jul 2026, 15:55 WIBBANDUNGÂ - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir di tengah musim kemarau. Langkah antisipatif tersebut dilakukan setelah Pemkot Bandung menggelar rapat bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang membahas potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan berdasarkan hasil analisis BMKG, peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi memang tergolong kecil. Namun apabila kondisi tersebut terjadi, dampaknya dapat sangat besar.
"BMKG menyebut kemungkinan terjadinya hujan tinggi sekitar enam persen. Tetapi kalau enam persen itu terjadi, maka akan terjadi banjir yang luar biasa," ujar Wali Kota Farhan pada Senin (6/7).
Mengantisipasi kemungkinan tersebut, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga melakukan inspeksi dan pembersihan drainase di berbagai wilayah. Dari hasil peninjauan, ditemukan banyak saluran air yang tertutup bangunan liar dan aktivitas pedagang kaki lima.
"Banyak drainase kita tertutup oleh bangunan liar dan PKL yang berada di atas saluran air," kata dia.
Karena itu, Pemkot Bandung melakukan penertiban terhadap bangunan dan aktivitas yang mengganggu fungsi drainase.
Wali Kota Farhan pun menegaskan bahwa penertiban dilakukan secara persuasif dan bertahap.
"Kita tidak langsung datang dan membongkar. Sudah ada surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga," ucap dia.
Normalisasi drainase menjadi salah satu upaya penting untuk meminimalisasi risiko banjir, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi turun secara tiba-tiba.
Pemkot Bandung berharap langkah pembersihan saluran air dan penertiban bangunan liar dapat meningkatkan kapasitas drainase sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan banjir di berbagai wilayah kota. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Antisipasi Cuaca Ekstrem
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pengiriman Udang Diperketat! Karantina NTB Waspadai Ancaman Ini
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Rabu (9/9)
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
Qatar Tetap Bersiap Gelar MotoGP dan Formula 1 di Tengah Ketidakpastian Konflik
-
BMKG Prakirakan Sejumlah Kota di Indonesia Berpotensi Hujan pada Kamis Ini
-
Cuaca Sabtu: BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Besar Diselimuti Awan Tebal.
-
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.