Banjir Rob Berkurang! Muara Batang Kuranji Padang Kini Mengalir Lancar Usai Dikeruk
Jumat, 03 Jul 2026, 19:34 WIBJAKARTAâ Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan pengerukan Muara Batang Kuranji di Kota Padang, Sumatra Barat, sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan pemulihan fungsi sungai pascabencana. Pengerukan sepanjang kurang lebih 550 meter tersebut kini telah rampung 100 persen.
Pekerjaan yang dilaksanakan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang ini bertujuan untuk memperlancar aliran air sungai menuju laut serta mengurangi risiko luapan saat debit air meningkat akibat hujan deras. Selain itu juga untuk menjaga pintu air agar irigasi masyarakat tetap berfungsi, serta mencegah waterback atau aliran balik air saat pasang laut.
Menteri PU, Dody Hanggodo menekankan agar penanganan sungai pascabencana dimulai dari bagian muara guna memastikan aliran air berjalan lancar dari hulu menuju hilir serta meminimalkan risiko genangan.
âPerbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan. Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut sehingga kapasitas aliran tetap terjaga,â kata Menteri Dody.
Kegiatan pengerukan ini digarap secara swakelola dengan menggunakan dana operasi dan pemeliharaan tahun 2026 sebesar Rp2,7 miliar. Hingga Juni 2026, tercatat dari 38 muara yang terdampak pascabencana Sumatra, sebanyak 7 muara telah selesai dikerjakan dan 4 muara masih ditangani dengan target penyelesaian pada Oktober 2027.
Pemerintah juga telah merumuskan strategi percepatan penanganan muara terdampak tersebut, salah satunya dengan Satuan Tugas (Satgas Kuala) untuk mempercepat pemulihan dan penanggulangan pascabencana di wilayah terdampak, khususnya Sumatra.
Melalui pengerukan muara, kapasitas aliran sungai kini meningkat sehingga air dapat mengalir lebih lancar menuju laut. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam memperkuat pengendalian banjir, menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dari ancaman banjir, khususnya di Kota Padang.
- Kementerian PU
- Banjir Rob
- Banjir Padang
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
Dukung Panen Raya di KSPEAN Wanam, KemenPU Siapkan Sumber Air Alternatif
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.